AP mengupayakan Garuda Indonesia beroperasi di BIY

id BIY,YIA,Garuda Indonesia

Pelaksana Tugas General Manager Bandara Internasional Yogyakarta Agus Pandu Purnama. (Foto ANTARA/Sutarmi)

Kulon Progo (ANTARA) - PT Angkasa Pura I mengupayakan maskapai Garuda Indonesia segera beroperasi di Bandara Internasional Yogyakarta atau Yogyakarta Internasional Airport di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Maskapai Garuda Indonesia sebelumya sempat membuka penerbangan tambahan di Bandara Internasional Yogyakarta pada awal Juni. Pesawat tersebut membuka satu penerbangan rute Soekarno Hatta-YIA pada 1, 2, 9 dan 10 Juni 2019, dengan jadwal keberangkatan dari YIA-Jakarta 14.10 WIB-15.45 WIB dan sebaliknya 10.35 WIB-12.00 WIB.

"Saya sudah ketemu Direktur Komersial Garuda Indonesia pada saat melaksanakan esktra flight. Animo masyarakat luar biasa cukup tinggi. Kursi penumpang pada penuh, sehingga mereka berniat ingin segera beroperasi di Bandara Internasional Yogyakarta (BIY) atau Yogyakarta Internasional Airport (YIA)," kata Pelaksana Tugas General Manager Bandara Internasional Yogyakarta Agus Pandu Purnama di Kulon Progo, Rabu.

Ia mengatakan maskapai yang telah beroperasi di Bandara Internasional Yogyakarta, yakni Citilink dan Batik Air. Citilink melayani YIA-Jakarta, kemudian Batik Air melayani YIA-Palangkaraya dan YIA-Samarinda.

"Rencananya, Batik Air akan menambah rute baru ke Bali. Lion Air juga akan segera beroperasi di YIA. Saat ini, Lion Air sedang mengurus perizinan rute di Kementerian Perhubungan," katanya.

Untuk penerbangan internasional, Agus Pandu mengatakan maskapai internasional Silk Air (Singapura) dan Air Asia (Malaysia) yang sebelumnya ditarget bisa beroperasi di BIY/YIA saat awal operasional lalu kini masih menunggu proses finalisasi.

"Dua maskapai itu tinggal mengganti kode rute JOG untuk Adisucipto ke BIY/YIA. Saat ini tinggal menunggu persetujuan Kementerian Perhubungan," katanya.


Baca juga: AP pindahkan penerbangan di Bandara Adisutjipto ke BIY pada September 2019
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar