China berencana uji klinis dua dosis calon vaksin COVID-19 buatan CanSino

id uji coba vaksin COVID-19,vaksin COVID-19 CanSino Biologics Inc,calon vaksin COVID-19,virus corona,China

China berencana uji klinis dua dosis calon vaksin COVID-19 buatan CanSino

Dokumentasi - Seorang anggota staf memperlihatkan sampel vaksin nonaktif COVID-19 di Sinovac Biotech Ltd. di Beijing, ibu kota China, pada 16 Maret 2020. ANTARA/Xinhua/Zhang Yuwei/pri.

Beijing (ANTARA) - Ilmuwan di China berencana memulai uji klinis atau uji coba ke manusia dua dosis calon vaksin COVID-19 buatan CanSino Biologics Inc dan Akademi Ilmu Kedokteran Militer China.

Informasi itu diketahui dari laman pusat data pendaftaran vaksin COVID-19 yang dikelola oleh U.S National Library of Medicine.

Saat ini, calon vaksin COVID-19 buatan CanSino Biologics Inc bersama Akademi Ilmu Kedokteran Militer China, yang disebut Ad5-nCoV, untuk satu dosis suntikan, telah memasuki uji klinis tahap akhir/uji klinis III di Pakistan dan Rusia.

Otoritas China juga telah mengizinkan satu dosis Ad5-nCoV diberikan pada anggota militer China.

Namun, beberapa peneliti di luar perusahaan meragukan khasiat calon vaksin itu karena dibuat dari virus flu biasa yang ditemukan pada banyak orang dengan riwayat pernah terjangkit virus corona.

CanSino, sementara itu, pada awal September mengatakan tidak ada bukti yang menunjukkan daya tahan tubuh terhadap virus flu biasa dapat merusak kemampuan calon vaksin Ad5-nCoV untuk memicu sistem imun tubuh melawan COVID-19.

Keterangan itu diperoleh dari hasil uji klinis II untuk calon vaksin Ad5-nCoV dengan dosis tunggal.

Ilmuwan yang meneliti Ad5-nCoV pada Juli mengatakan dosis tambahan kemungkinan dapat memperkuat respons imun tubuh. Hipotesa itu dibuat dengan merujuk pada metode pengembangan vaksin untuk virus Ebola.

Laman pusat data pada Kamis menunjukkan uji klinis tahap I akan memeriksa seberapa aman penggunaan dua dosis Ad5-nCoV pada manusia. Uji coba tersebut juga akan mencari tahu kemampuan calon vaksin memicu respons imun terhadap COVID-19.

Para peneliti berharap dapat merekrut 168 relawan dewasa yang sehat untuk menerima dua dosis calon vaksin COVID-19, Ad5-nCoV. Uji klinis I itu dijadwalkan berlangsung di Kota Wuhan, China, pada 20 September.

Perwakilan CanSino menolak menanggapi pertanyaan terkait uji coba tersebut.

Sumber: Reuters 

Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar