Fenomena Waterspout terjadi di Waduk Gajah Mungkur

id Waterspout, bmkg

Fenomena Waterspout terjadi di Waduk Gajah Mungkur

Ilustrasi - Fenomena Sengkayan atau waterspout terjadi di perairan Kabupaten Donggala, sulawesi Tengah, Sabtu (14/3/2020). (ANTARA/HO-Netizen)

Semarang (ANTARA) - Fenomena angin langkisau atau puting beliung yang berada di atas permukaan air atau Waterspout terjadi di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri pada Rabu sore.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Semarang Iis Widya Satmoko di Semarang, Rabu, mengatakan Waterspout bisa terjadi di permukaan air, seperti danau atau laut.

Menurut dia, Waterspout terhubung dengan sejumlah awan, seperti Cumulus Vongestus, Cumuliform, dan Cumulonimbus.

"Analisa sementara, dinamika atmosfer menunjukkan adanya sirkulasi siklonik di selatan Indonesia yang memicu belokan angin dan pertemuan angin di wilayah Jawa Tengah," katanya.

Kondisi tersebut, lanjut dia, didukung dengan massa udara yang labil serta kelembapan yang cukup tinggi, dari bawah hingga atas.

Selain itu, menurut dia, terdapat fenomena MJO aktif, tetapi tidak cukup berkontribusi terhadap pembentukan awan hujan.

Ia menyebut peringatan sini cuaca ekstrem sudah dikeluarkan, di mana wilayah Wonogiri termasuk dalam peringatan yang disampaikan itu.
Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar