Disdikpora Kulon Progo belum berani melaksanakan PTM terbatas

id Kulon Progo,PTM terbatas

Disdikpora Kulon Progo belum berani melaksanakan PTM terbatas

Sekolah di Kulon Progo sudah membentuk satuan tugas penananan COVID-19 di tingkat sekolah guna mendukun pembelajaran tatap muka. (Foto ANTARA/Sutarmi)

Kulon Progo (ANTARA) - Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, belum berani melaksanakan pembelajaran tatap muka, meski Instruksi Bupati Nomor 25 Tahun 2021 memperbolehkan pembelajaran tatap muka secara terbatas.

"Kami masih menunggu kebijakan gubernur, sambil cek dan memastikan persiapan sekolah," kata Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kulon Progo Arif Prastowo di Kulon Progo, Jumat.

Berdasarkan Instruksi Bupati Nomor 25 Tahun 2021 yang dikeluarkan pada 7 September, bahwa PPKM Level 3 dilakukan dengan menerapkan kegiatan pelaksanaan pembelajaran di satuan pendidikan dapat dilakukan melalui pembelajaran tatap muka terbatas atau pembelajaran jarak jauh berdasarkan keputusan bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri.

Bagi satuan pendidikan yang melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas dilaksanakan dengan kapasitas maksimal 50 persen, kecuali untuk SDLB, MILB, SMPLB, SMLB, dan MALB paling banyak 62 persen sampai dengan 100 persen dengan menjaga jarak paling sedikit 1,5 m dan paling banyak lima peserta didik per kelas, dan PAUD paling banyak 33 persen dengan menjaga jarak paling sedikit 1,5 meter dan paling banyak lima peserta didik per kelas.

"Kami sudah melakukan sosialisasi terkait persiapan PTM. Namun sekali lagi, pelaksanaan PTM masih menunggu kebijakan gubernur," katanya.

Sebelumnya, Arif mengatakan capaian vaksinasi siswa pelajar tingkat sekolah menengah pertama (SMP) sangat tinggi lebih dari 80 persen divaksin, begitu juga gurunya lebih dari 90 persen telah divaksin.

"Menurut kami, berdasarkan data capaian vaksinasi siswa tingkat SMP sudah lebih dari 80 persen atau sekitar 13 ribu dari total 15 ribu pelajar. Dilihat cari capaian vaksinasi siswa SMP, Kulon Progo siap melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM)," kata Arif.

Kemudian, persiapan lain berkaitan dengan protokol kesehatan, kata Arif, sebagaimana simulasi-simulasi uji coba pelaksanaan PTM yang telah dilaksanakan, ia meyakinkan bawah semua SMP sudah siap untuk PTM dengan protokol kesehatan yang ketat.

"Untuk pelaksanaan PTM tingkat SMP sudah siap, baik protokol kesehatan dan ketentuan capaian vaksinasi," katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kulon Progo Fajar Gegana mengatakan mayoritas sekolah di Kulon Progo juga sudah siap dengan sarana prasarana dan model pembelajaran yang aman dari penularan COVID-19.

"Pelaksanaan pembelajaran tatap muka tinggal menunggu keputusan pemerintah pusat saja. Pemkab sudah memenuhi berbagai kesiapan untuk menggelar belajar tatap muka di tengah pandemi COVID-19," kata Fajar.
Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2021