KPU Kulon Progo memetakan pemilih untuk tentukan formulasi sosialisasi

id Kulon Progo ,KPU Kulon Progo ,Pemilu 2024

KPU Kulon Progo memetakan pemilih untuk tentukan formulasi sosialisasi

Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, KPU Kulon Progo Yayan Mulyana. (ANTARA/Sutarmi)

Kulon Progo (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, memetakan pemilih berdasarkan usia pemula hingga lansia untuk merumuskan formulasi sosialisasi agar tingkat partisipasi masyarakat pada Pemilu 2024 melebihi Pemilu 2019 sebesar 86,49 persen.

Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Kulon Progo Yayan Mulyana di Kulon Progo, Rabu, mengatakan jumlah Daftar Pemilih Sementara Pemilu 2024 di wilayah ini sebanyak 347.117 pemilih.

"Pemetaan pemilih berdasarkan usia ini untuk menentukan strategi khusus dalam sosialisasi pencoblosan supaya tingkat partisipasi masyarakat maksimal," kata Yayan Mulyana.

Ia mengatakan jumlah pemilih berdasarkan usia hasil penetapan, yakni usia 17-24 tahun (generasi Z) 46.972 pemilih, usia 25-39 tahun (generasi milenial) sebanyak 88.616 pemilih, usia 40-55 tahun (generasi X) 98.683 pemilih, usia 56-76 tahun atau baby boomer 93.629 pemilih, dan lansia 19.217 pemilih.

"Pemilih pada Pemilu 2024 di Kulon Progo didominasi pemilih generasi X, 'baby boomer', dan generasi milenial. Mereka adalah usia produktif atau pekerja," katanya.

Yayan mengatakan KPU Kulon Progo melalui panitia pemungutan suara dan panitia pemungutan kecamatan sudah mulai melakukan sosialisasi sesuai dengan segmen.

"Model sosialisasi berbeda-beda. Ada yang melalui kesenian hingga pemasangan stiker," katanya.

Sebelumnya, Ketua KPU Kulon Progo Ibah Muthiah mengatakan Daftar Pemilih Sementara Pemilihan Umum 2024 di Kulon Progo sebanyak 347.117 pemilih.

Total Daftar Pemilih Sementara (DPS) terdiri atas pemilih laki-laki sebanyak 169.068 orang dan perempuan sebanyak 178.049 pemilih.

"Jumlah pemilih tersebut tersebar di 1.302 tempat pemungutan suara (TPS) yang ada di 88 desa atau 12 kecamatan/kapanewon," kata Ibah Muthiah.

Adapun daftar jumlah pemilih di setiap kecamatan, yakni Temon 22.353 pemilih, Wates (37.686), Panjatan (30.366), Galur (25.398), Lendah (32.275), Sentolo (38.928), Pengasih (40.919), Kokap (28.522), Girimulyo (19.806), Nanggulan (24.325), Samigaluh (22.509), dan Kalibawang (23.696).

"Kami menerima masukan dari masyarakat. Data ini masih bisa bertambah dan berkembang sesuai dinamika di masyarakat, baik itu pindah domisili, meninggal dunia, atau menjadi TNI dan Polri," katanya.