Selasa, 25 Juli 2017

Mendikbud janji tingkatkan beasiswa guru PAUD

id Mendikbud
Mendikbud janji tingkatkan beasiswa guru PAUD
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy. DOK (ANTARA FOTO/Darwin Fatir)
Yogyakarta, (Antara) - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendi berjanji akan menggencarkan pemberian beasiswa non-degree bagi para guru Pendidikan Anak Usia Dini untuk meningkatkan ilmu dan kualitas pengajaran mereka dalam mengawal perkembangan anak.

"Ke depan akan kami tingkatkan utamanya beasiswa non-degree karena kalau degree akan terlalu lama sedangkan mereka sudah dibutuhkan di lapangan," kata Muhadjir dalam acara Rembuk Nasional Pendidikan Usia Dini di Universitas Aisyiyah Yogyakarta, Kamis.

Menurut Muhadjir, beasiswa itu bersifat mendesak karena banyak guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang masih belum memiliki latar belakang pendidikan usia dini.

Kendati demikin ia mengakui saat ini peningkatan kualitas pendidikan usia dini belum menjadi prioritas kementeriannya kendati dinilai sangat penting dalam mengawal perkembangan anak.

"Saya akui jujur sektor pendidikan usia dini saat ini belum mendapat prioritas Kemendikbud. Ini karena keterbatasan anggaran," kata dia dalam acara bertajuk "Memajukan Pendidikan Anak Usia Dini untuk Mencerdaskan Generasi Emas Bangsa" itu.

Menurut Muhadjir, saat ini Kemendikbud masih fokus memaksimalkan tiga sektor pendidikan yakni pendidikan vokasi, pendidikan karakter, dan pemerataan Kartu Indonesia Pintar (KIP). Dengan demikian beasiswa bagi guru PAUD belum bisa dioptimalkan untuk saat ini.

"Mudah-mudahan ke depan anggaran serta kebijakan Kemendikbud bisa lebih fokus untuk pendidikan usia dini," kata dia.

Ia juga berharap peningkatan kualitas pendidikan usia dini bisa diperjuangkan bersama masyarakat. Hal itu, menurut dia, karena jumlah pendidikan usia dini baik PAUD atau TK lebih banyak dikelola masyarakat atau yayasan. Dari 92.000 PAUD dan TK di Indonesia, hanya 3.000 yang dikelola pemerintah.

Dalam kesempatan itu, Muhadjir mengapresiasi organisasi Aisyiyah yang hingga saat ini telah berkontribusi mengelola 25 persen dari keseluruhan lembaga pendidikan usia dini di Indonesia. "Kami sangat mengapresiasi karena share kontribusi Aisyiyah mencapai 25 persen dari pendidikan TK di Indonesia," kata dia.

(L007)

Editor: Hery Sidik

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga