Ribuan warga nikmati tumpeng di Malioboro

id Tumpeng

Ribuan warga nikmati tumpeng di Malioboro

Ilustrasi tumpeng diperebutkan warga (antaranews.com)

Jogja (ANTARA Jogja) - Ribuan warga dan wisatawan yang sedang berada di sepanjang Jalan Malioboro, Rabu menikmati tumpeng yang disajikan gratis sebagai wujud kegembiraan pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY.

Nasi tumpeng dengan berbagai jenis lauk pauk dan sayuran tersebut disajikan dalam wadah-wadah kecil yang terbuat dari daun pisang atau kertas.

Warga bisa menikmatinya sambil duduk lesehan di tikar yang digelar sepanjang jalur lambat Jalan Malioboro.

Salah seorang turis asing asal Swiss Annemarie de Roodt mengatakan sangat menikmati sajian makanan tradisional yang menurutnya memiliki cita rasa cukup enak.

"Sayuran yang disajikan terlihat seperti salad. Ada irisan wortel dan sayuran hijau lainnya. Rasanya cukup enak," katanya yang mengaku terkesan dengan budaya tradisional di Yogyakarta tersebut.

Annemarie mengatakan, tidak terlalu memahami arti ritual budaya tumpengan tersebut karena sebelum datang ke Malioboro, ia hanya memperoleh informasi akan ada karnaval yang melalui jalan tersebut.

"Karenannya, saya duduk di sini dan menanti karnaval yang akan lewat. Tetapi ternyata tidak ada karnaval melainkan acara lain," katanya seraya mengaku tidak menyesal datang ke Yogyakarta.

Sementara itu Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti yang juga menyempatkan datang ke acara tumpengan tersebut menilai, kegiatan yang dilakukan oleh komunitas di Kawasan Malioboro tersebut perlu memperoleh apresiasi yang baik.

"Komunitas Kawasan Malioboro memiliki cara sendiri untuk ikut merayakan dan mengungkapkan rasa gembira atas pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY," katanya.

Hal tersebut, lanjut Haryadi, menunjukkan adanya kepedulian komunitas dan masyarakat terhadap perkembangan di daerah mereka.

Dalam kesempatan tersebut, Haryadi juga sempat duduk lesehan untuk menikmati nasi tumpeng yang disediakan komunitas.

Sementara itu, Ketua Lembaga Pemberdayaan Komunitas Kawasan Malioboro (LPKKM) Rudiarto mengatakan, ada sekitar 100 tumpeng yang disajikan di sepanjang Malioboro.

"Tumpeng-tumpeng tersebut berasal dari swadaya komunitas yang ingin menunjukkan kegembiraan atas pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY," katanya.

Selama satu hari penuh, seluruh pedagang kaki lima (PKL) di kawasan tersebut juga memilih libur untuk menghormati pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY.

(E013)