Polda susun rekayasa lalu lintas "Royal Wedding"

id polda susun rekayasa

Polda susun rekayasa lalu lintas "Royal Wedding"

Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat (Foto antaranews.com)

Sleman (Antara Jogja) - Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta menyusun skenario pengamanan dan rekayasa arus lalu lintas saat acara pernikahan putri Sri Sultan Hamengku Buwono X, Gusti Kanjeng Ratu Hayu dengan Kanjeng Pangeran Harya Notonegoro, 21-22 Oktober 2013.

"Pengamanan acara Royal Wedding puteri Sultan ini melibatkan personel Polresta Yogyakarta dan Polres Sleman," kata Kepala Bidang Humas Polda DIY AKBP Anny Pudjiastuti, Rabu.

Menjelang acara Royal Wedding, katanya, Polda DIY dan instansi terkait melaksanakan pengamanan dengan mengedepankan tindakan preventif melalui kegiatan intelijen.

"Jumlah personel yang diterjunkan cukup untuk mengamankan jalannya pernikahan yang rencananya akan dilangsungkan pada 21-23 Oktober 2013," katanya.

Ia mengatakan, pengamanan difokuskan pada objek vital termasuk hotel dan bandara."Banyak tamu yang datang dalam acara tersebut, baik itu dari dalam maupun luar negeri," katanya.

Pada acara ijab kobul, Selasa 22 Oktober 2013, Polda DIY menyusun pengalihan dan penutupan arus menuju arah Keraton Yogyakarta dimulai pukul 06.00 WIB.

Untuk ruas jalan yang ditutup, yaitu Jalan Kauman atau Kantor Pos Besar ke arah Jalan Trikora dan Jalan Ibu Ruswo, sampai pertigaan Wijilan.

"Selain itu juga akan dilakukan sistem buka tutup pada ruas Jalan P Senopati dan Jalan KH Ahmad Dahlan, diarahkan ke Jalan Bhayangkara," katanya.

Sementara pada acara resepsi di Kepatihan dan kirab yang dilaksanakan pada hari terakhir akan disiapkan tujuh posko pengamanan berfokus pada pengaturan arus lalu lintas.

"Untuk Pos Gardu Anim, akan dilakukan penutupan di sebelah utara Hotel Inna Garuda, arus lalin dari Jalan Mataram ke Jalan Malioboro diluruskan kea rah Jalan Abu Bakar Ali atau jembatan Kleringan," katanya.

Kemudian arus lalu lintas dari Kota Baru dialihkan ke Jalan Mataram, sedangkan dari Jalan P Mangkubumi diarahkan ke Kota Baru dan Jalan A Jazuli.

"Sementara jika pengendara ingin ke arah Jalan Mataram, akan diarahkan melalui Stadion Kridosono," katanya.

Anny mengatakan, setelah ada hasil rapat dengan pihak keluarga Keraton Yogyakarta, skenario pengaturan dan pengalihan arus lalin segera dikoordinasikan dengan instansi terkait.

Kemudian Pos Kedua atau Pos Teteg akan dilakukan penutupan arus lalin dari jalur lambat menuju Jalan Malioboro. Selanjutnya SP3 Pasar Kembang akan dilakukan penutupan arus menuju Pasar Kembang, dan arus dari Jalan Bhayangkara akan dialihkan ke perempatan Jlagran.

Lalu pos selanjutnya SP3 PKU Muhammadiyah, dimana arus lalu lintas ditutup menuju perempatan Kantor Pos Besar, arus lalu lintas ini akan dialihkan ke Jalan Bhayangkara secara selektif dengan memprioritaskan pasien menuju RS PKU Muhammadiyah.

Kemudian untuk Pos Gondomanan dilakukan penutupan arus menuju Jalan P Senopati atau Kantor Pos Besar, arus dari Jalan Katamso dialihkan ke Jalan Sultan Agung dan Jalan Suryotomo, arus dari Jalan Sultan Agung dialihkan ke Jalan Katamso dan Jalan Suryotomo, arus dari Jalan Suryotomo dialihkan ke Jalan Sultan Agung dan Jalan Katamso.

Sementara di Pos SP3 Ibu Ruswo akan dilakukan penutupan ke arah alun-alun utara, dan Pos SP4 Jlagran juga akan dilakukan pengalihan arus seperti penutupan arus lalin menuju Jalan Jlagran Lora tau Pasar Kembang.

Selain pengalihan arus, Anny juga menjelaskan telah mempersiapkan kantong-kantong parkir seperti parkir PLN Jalan P Mangkubumi, parkir Abu Bakar Ali, parkir Senopati, parkir alun-alun utara khusus untuk undangan VIP dan keluarga, parkir pasar Beringharjo, parkir Ngabean, parkir Purawisata, dan parkir Melia Purosani.

Selain kantong parkir tersebut, pihaknya juga mempersiapkan parkir cadangan pada titik Stadion Kridosono dan alun-alun selatan.

"Gladi bersih akan dilakukan pada 19 Oktober 2013 mulai pukul 08.00 WIB," katanya.

Untuk penempatan personel jajaran Polda DIY telah ditentukan titik-titik pengamanan di Bandara Adi Sutjipto, Keraton Yogyakarta, Kepatihan, Gedung Agung, Sawit Sari, beberapa Hotel, Route RI 1 dan RI 2, Route iring-iringan Kereta, serta simpul jalan menuju acara Royal Wedding.

(V001)
Pewarta :
Editor: Masduki Attamami
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar