Yogyakarta, (Antara Jogja) - Pemerintah Kota Yogyakarta berencana menambah tiga ruang terbuka hijau publik tahun ini, masing-masing berada di Kelurahan Pringgokusuman, Purwokinanti dan Bausasran.
"Luas masing-masing lahan yang akan dibeli untuk kemudian diubah menjadi ruang terbuka hijau publik (RTHP) berbeda-beda. Mulai dari 225 meter persegi, 300 meter persegi hingga 750 meter persegi," kata Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Hari Setya Wacana di Yogyakarta, Selasa.
Menurut dia, Pemerintah Kota Yogyakarta mengalokasikan dana sekitar Rp4,5 miliar untuk pengadaan tanah di tiga kelurahan yang akan dimanfaatkan sebagai ruang terbuka hijau publik.
Saat ini, lahan yang akan digunakan sebagai ruang terbuka hijau publik tidak semuanya berupa tanah kosong, namun ada juga lahan yang di atasnya berdiri bangunan meskipun bangunan yang ada sudah tidak layak.
"Proses pengadaan akan diawali dengan appraisal terhadap harga tanah. Pada tahun ini, baru proses pengadaan tanahnya terlebih dulu baru tahun depan dilanjutkan dengan pembangunan fasilitas pendukung ruang terbuka hijau," katanya.
Fasilitas pendukung ruang terbuka hijau di antaranya adalah bangunan yang luasnya antara 20 hingga 25 persen dari total lahan dan sisanya digunakan sebagai ruang terbuka hijau atau taman.
"Kelengkapan fasilitas itu menjadi tanggung jawab dari beberapa instansi lain, misalnya Dinas Lingkungan Hidup untuk membangun tamannya," katanya.
Hingga akhir 2016, terdapat 41 ruang terbuka hijau publik yang tersebar di 33 kelurahan. Pemerintah Kota Yogyakarta menargetkan seluruh kelurahan, 45 kelurahan, di Kota Yogyakarta memiliki minimal satu ruang terbuka hijau publik.
"Nantinya, ruang terbuka hijau publik yang sudah dibangun oleh pemerintah akan diserahkan pengelolaannya ke masyarakat. Harapannya, masyarakat dapat memanfaatkannya secara optimal sebagai tempat interaksi warga," katanya.
Total luasan ruang terbuka hijau publik di Kota Yogyakarta saat ini mencapai sekitar 19 persen dari total luasan kota. Luasan tersebut masih belum memenuhi luasan minimal yang diatur dalam undang-undang yaitu 20 persen.
"Meskipun nantinya luasan ruang terbuka hijau publik sudah melebihi 20 persen dari total wilayah, Pemerintah Kota Yogyakarta tetap berkomitmen untuk menambah jumlah ruang terbuka hijau publik," katanya. ***4***
(E013)
Berita Lainnya
Manfaatkan momen kampanye terbuka, Hasto-Wawan gelar "resik-resik" sampah
Senin, 18 November 2024 17:20 Wib
Jokowi menghadiri kampanye terbuka pasangan Luthfi-Yasin
Sabtu, 16 November 2024 12:43 Wib
100 personel Satpol PP Yogyakarta siap kawal kampanye terbuka
Jumat, 15 November 2024 22:04 Wib
Polres Bantul-DIY terjunkan sebanyak 518 personel pengamanan kampanye terbuka
Minggu, 3 November 2024 15:43 Wib
DLH sebut kawasan ruang terbuka hijau di Bantul mencapai 98 persen
Rabu, 30 Oktober 2024 15:34 Wib
Bantul bangun ruang terbuka hijau di tujuh lokasi pada tahun 2024
Selasa, 29 Oktober 2024 13:33 Wib
Laksanakan ujian doktor terbuka, AHY lulus dengan predikat cumlaude
Selasa, 8 Oktober 2024 20:53 Wib
Koordinator Riset sebut BRIN terbuka untuk periset dalam dan luar negeri
Jumat, 27 September 2024 22:23 Wib