BCA dukung pengembangan "homestay" Desa Wisata Pentingsari

id Bca

Executive Vice President Corporate Social Responsibility (CSR) BCA Inge Setiawati (tiga dari kiri) ikut menjadi juri lomba tumpeng dalam rangka apesiasi dan penutupan program standar layanan "homestay". (Foto istimewa)

Yogyakarta (Antara Jogja) - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mendukung pengembangan sejumlah "homestay" di Desa Wisata Pentingsari, Umbulharjo, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan melakukan pendampingan sebagai salah satu wujud program Bakti BCA Solusi Bisnis Unggul.

"BCA terus berkomitmen meningkatkan potensi pariwisata di Indonesia melalui pengembangan desa wisata binaan yang berbasis kearifan dan kemandirian lokal," kata Executive Vice President Corporate Social Responsibility (CSR) BCA Inge Setiawati, Rabu.

Menurut dia, setelah mengadakan "training" dan pendampingan standarisasi layanan "homestay" bagi pengurus Desa Wisata Pentingsari pada 18 Agustus hingga 30 November 2017, BCA melakukan pengkategorian "homestay" menjadi tipe A, tipe B, dan tipe C, serta menggelar penilaian "homestay" terbaik di masing-masing kategori.

"Terpilih tiga pemenang unggulan di setiap kategori, 10 pemenang apresiasi, dan tiga apresiasi pemilik 'homestay' usia lanjut di Desa Wisata Pentingsari. BCA memberikan apresiasi berupa donasi renovasi 'homestay' kepada para unggulan," kata Inge didampingi Senior Vice President CSR BCA Sapto Rachmadi dan Kepala BCA Kantor Cabang Utama (KCU) Yogyakarta Saswito Tjoe.

Ia mengatakan terpilihnya beberapa pemenang itu sekaligus menutup Program Standarisasi Layanan "Homestay" Desa Wisata Pentingsari yang digelar BCA sejak Agustus hingga November 2017. "Selamat kepada bapak dan ibu pemilik 'homestay' yang telah terpilih sebagai pemenang 'Workshop' Standarisasi Layanan 'Homestay' Desa Wisata Pentingsari," katanya.

Inge berharap "training' dan pendampingan terhadap pengembangan 'homestay' yang diinisiasi BCA dapat berkontribusi dalam memicu semangat para pemilik "homestay" untuk memberikan layanan yang lebih baik kepada wisatawan.

"Kami menyadari Desa Pentingsari mampu memikat wisatawan dengan pemandangan Gunung Merapi yang memukau dan budaya kearifan lokal masyarakatnya. Oleh karena itu, BCA ingin turut berperan serta dalam pendampingan dan pengembangan Desa Wisata Pentingsari sebagai salah satu desa andalan di Yogyakarta," katanya.

Ia mengatakan ragam pariwisata di Yogyakarta mendorong BCA untuk turut serta dalam pendampingan dan pengembangan di beberapa desa wisata binaan, salah satunya Desa Wisata Pentingsari yang terletak di lereng Gunung Merapi.

Desa Wisata Pentingsari menyuguhkan suasana perdesaan yang asri dan menawarkan wisata kesenian yang merepresentasikan kekayaan Indonesia, seperti jathilan, kenduri, belajar gamelan, seni membatik, dan tari klasik.

"Tak heran, Desa Pentingsari dinobatkan sebagai desa wisata pemenang Indonesia Sustainable Tourism Award 2017 kategori Green Bronze," kata Inge.

Menurut dia, sebagai desa wisata binaan di bawah naungan Bakti BCA, Desa Wisata Pentingsari terus didorong untuk menjadi desa yang mandiri melalui serangkaian kegiatan pembinaan dan pemberdayaan masyarakat.

Dalam rangka mengembangkan kualitas layanan dan mewujudkan kemandirian masyarakat, BCA terus aktif melakukan pendampingan dan pengembangan di Desa Wisata Pentingsari, di antaranya Pelatihan Layanan Prima, Pelatihan "Marketing Online", Pelatihan "Leadership".

Selain itu Pelatihan "Team Building" serta memfasilitasi kegiatan "benchmarking" kepada segenap pengurus Desa Wisata Pentingsari.

"Besar harapan kami, 'Workshop' Standarisasi Layanan Homestay yang kami gelar dapat menjadikan Desa Wisata Pentingsari sebagai desa yang memiliki standar mutu terbaik di Indonesia," kata Inge.

(B015)
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar