Dishub: kecelakaan jip wisata karena kelalaian operator

id volcano tour

Volcano jeep tour (Foto Antara)

Sleman (Antaranews Jogja) - Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, selaku pembina komunitas jip wisata "Lava Tour" lereng Merapi, menyimpulkan kecelakaan pada Selasa (19/6) akibat kelalaian operatornya.

"Kecelakaan tersebut akibat kelalaian dari operator atau pemandu yang tidak melakukan pengecekan kondisi armada jip wisata," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sleman Mardiyana di Sleman, Rabu.

Menurut dia, dalam kecelakaan yang mengakibatkan satu wisatawan meninggal dunia dan empat wisatawan lain mengalami luka tersebut disebabkan karena faktor kurang laiknya kendaraan yang dioperasionalkan.

"Murni faktor kelayakan kendaraan yang mengalami permasalahan pada sistem kemudi, sedangkan untuk surat-surat kendaraan sudah lengkap termasuk pengemudi juga telah memiliki SIM A sesuai kategori kendaraan," katanya.

Ia mengatakan, ketidaklaikan kendaraan jip wisata dalam kecelakaan tersebut karena kurang kontrol pemandu atau pengemudi, sehingga sistem kemudi lepas.

"Sehingga setir tidak dapat dikendalikan. Dudukan stir itu tidak bisa dikendalikan karena setir berfungsi. Ini kan kelalaian dari operatornya yang tidak mengecek sebelumnya," katanya.

Mardiyana mengatakan, idealnya seminggu sekali setiap armada harus dicek kendaraanya terlebih banyak kendaraan yang telah berusia tua.

"Dalam pemeriksaan kelayakan kendaraan, kami pernah menemukan tanki BBM yang hanya menggunakan jeriken plastik diikatkan di belakang kendaraan, ini kan berbahaya juga," katanya.

Ia mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Satuan Lalu Lintas Polres Sleman dan untuk proses hukum selanjutnya ditangani Satlantas Polres Sleman.

"Saat ini pengemudi jip wisata yang mengalami musibah sudah diamankan di Polres Sleman," katanya.

Seperti diberitakan, kecelakaan jip wisata tersebut terjadi pada Selasa (19/6) pukul 14.15 WIB di Dusun Tangkisan, Umbulharjo Cangkringan, Sleman.

Satu unit kendaraan Jeep Willys dengan nomor polisi H 8010 AB di rute jip "lava tour" Merapi terperosok ke dalam jurang sedalam empat meter. Kejadian tersebut akibat jip wisata yang dikemudikan Teguh Nugraha (43) warga Kaliurang Barat RT 05/RW 18, Hargobinangun Pakem, Sleman tersebut mengalami masalah pada setir kendaraan.

Sehingga kendaraan tidak dapat dikendalikan dan kemudian terperosok ke jurang sedalam empat meter.

Dalam kejadian tersebut satu korban meninggal dunia atas nama Ny Enny Fatmawati (42) warga Perum Bumi Mutiara RT 07 RW 33, Bojongkulon, Gunung Putri, Bogor.

Sedangkan korban luka yakni Sandhy Mas Nugroho (14) warga Cokro Tulung Klaten, Ngatmadi (54) warga Cokro Tulung Klaten, Ny Atik Rahmawati (40) warga Cokro Tulung Klaten dan Ny Sriyatun (52) warga Cokro Tulung Klaten.


(U.V001) 20-06-2018 15:02:21

 
Pewarta :
Editor: Luqman Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar