90 persen di Sleman menjadi Desa Binaan Miskin keluarga Sakinah

id Pemkab Sleman

90 persen di Sleman menjadi Desa Binaan Miskin keluarga Sakinah

Kantor Pemda Kabupaten Sleman (Foto ANTARA/ags) (Foto ANTARA/ags/)

Sleman (Antaranews Jogja) - Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, mencanangkan kembali tiga desa menjadi Desa Binaan keluarga Sakinah (DBKS) sehingga saat ini telah 90 persen desa yang telah dicanangkan, Rabu.
     
Pencanangan tersebut dilakukan Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun kepada Desa Triharjo, Kecamatan Sleman, Desa Ambarketawang Kecamatan Gamping dan Desa Sendangtirto Kecamatan Berbah.
     
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman Iriansyah mengatakan bahwa DBKS merupakan program perpaduan antara pembangunan ekonomi, keluarga, kesehatan, pendidikan, social budaya dan akhlak mulia yang didukung secara lintas sektoral.
     
"Program DBKS di Kabupaten Sleman sampai dengan 2018 dari 86 desa sudah 76 desa atau sekitar 90 persen desa sudah dicanangkan, dimonitoring atau dibina maupun dievaluasi melalui program DBKS," katanya.
     
Menurut dia, pada 2018, sejumlah desa di wilayah Kabupaten Sleman masih dalam proses dimonitoring dan dibina.
     
"Desa-desa tesebut yaitu Desa Bokoharjo Kecamatan Prambanan, Sidoarum KecMatN Godean dan Tambakrejo Kecamatan Tempel," katanya.
     
Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun mengatakan bahwa DBKS merupakan sarana yang strategis untuk menggerakan masyarakat agar semakin meningkatkan pengetahuan dan wawasan mengenai arti penting pembinaan keluarga.
     
Sri Muslimatun kembali mengingatkan pentingnya sebuah keluarga bagi seluruh anggota di dalamnya. Keluarga menjadi titik awal pembentukan karakter serta kualitas seluruh anggota di dalamnya.
     
"Karena itu, hal ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk membangun generasi ke depan yang lebih baik. Saya berharap apresiasi yang diberikan Pemkab Sleman ini kepada tiga desa dapat menjadi motivasi bagi seluruh kader motivator dan desa binaan untuk senantiasa tanpa lelah membangun masyarakat di wilayahnya masing-masing," katanya
 
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar