Sleman lakukan gerakan pemberantasan sarang nyamuk di Maguwoharjo

id Dbd

Sleman lakukan gerakan pemberantasan sarang nyamuk di Maguwoharjo

Pengasapan nyamuk DBD (Foto ANTARA)



Sleman (Antaranews Jogja) -Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dalam upaya menekan penyakit demam berdarah melakukan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk di komplek perumahan Taman Cemara Dusun Krodan Desa Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Sleman, Jumat.

     

Tim Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal) Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) Kabupaten Sleman pada kesempatan tersebut dipimpin Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Sleman Iriansyah.

     

"Kegiatan PSN bukan tanggung jawab pemerintah saja, seluruh komponen masyarakat harus pro aktif melakukan PSN di lingkungan masing-masing," kata Iriansyah.

     

Menurut dia, salah satu upaya PSN yang dapat dilakukan masyarakat adalah dengan selalu menjaga kebersihan tempat tingal dan pekarangan di sekitarnya.

     

"Masalah jentik nyamuk ini adalah tanggung jawab kita bersama, bukan pemerintah saja. Dan yang terpenting adalah menjaga kebersihan tempat tinggal masing-masing. Karena bisa jadi nyamuk yang ada di salah satu rumah ini akan menggigit tetangga di sebelahnya," katanya.

     

Iriansyah mengapresiasi kondisi lingkungan di perumahan Taman Cemara yang terbilang bersih dan mendorong warga setempat untuk terus mempertahankan kondisi tersebut meskipun tidak ada pemeriksaan sarang nyamuk.

     

"Kecamatan Depok ini termasuk daerah perkotaan yang biasanya banyak kita temukan jentik nyamuk. Tapi disini lumayan bagus. Harapan saya ini terus dipertahankan," katanya.

     

Camat Depok Abu Bakar menyambut baik kegiatan PSN yang dilakukan oleh Tim Pokjanal tersebut.

     

"Pemerintah Kecamatan Depok akan memberikan perhatian besar dalam hal kebersihan sebagai upaya membangun kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan di sekitar tempat tinggalnya. Nanti akan kami anggarkan untuk kegiatan lomba kader atau lomba kebersihan lainnya. Ini untuk membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan," katanya.

     

Dalam kegiatan PSN ini ada sebanyak 125 rumah yang yang diperiksa. Dari jumlah tersebut yang positif ditemukan jentik nyamuk ada 10 rumah. Dengan begitu Angka Bebas Jentik (ABJ) di perumahan Taman Cemara sebesar 92 persen.

 
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar