Raja Salman undang kakek 94 tahun naik haji ke Tanah Suci

id Kakek Uhi,Raja Salman,Putera Mahkota Arab,video viral,ibadah haji,raja salman undang,Kedubes Arab Saudi

Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Esam Abid Althaqafi (kiri) bersama Kakek Uhi (kanan) di kantor Kedubes Arab Saudi saat Dubes Esam menyampaikan undangan dari Raja Salman dan Puter Mahkota untuk Kakek Uhi menunaikan ibadah Haji. (Dokumen Kedubes Arab Saudi)

Jakarta (ANTARA) - Seorang kakek berusia 94 tahun asal Indonesia bernama Uhi, diundang oleh Raja Salman bin Abdulaziz dan Putera Mahkota Muhammad bin Salman ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji.

Undangan tersebut disampaikan raja dan putra mahkota Arab Saudi kepada Kakek Uhi setelah sebuah video viral dan menghebohkan jagat maya Arab Saudi.

Dalam video itu, Uhi bersama sejumlah anggota keluarganya meminta kepada Raja Salman dan Putera Mahkota untuk menghajikan dirinya dan keluarga, demikian dikatakan dalam keterangan dari Kedutaan Besar Arab Saudi di Indonesia yang diterima di Jakarta, Kamis.

“Mereka juga mengklaim bahwa sang kakek sudah berumur 130 tahun,” dikatakan dalam keterangan tersebut.

Setelah video itu viral, puluhan dermawan Arab Saudi ramai-ramai menyampaikan niat baik untuk dapat menghajikan Kakek Uhi, hingga akhirnya video yang sempat viral sekitar dua minggu lalu itu sampai ke Raja Salman dan Putra Mahkota Muhammad bin Salman.

Keduanya lantas memerintahkan untuk mengundang sang kakek beserta sejumlah anggota keluarganya untuk dapat menjadi tamu kerajaan dan menunaikan ibadah haji pada tahun ini.

Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Esam Abid Althaqafi, telah mengundang Kakek Uhi beserta keluarganya untuk datang ke Kedutaan Besar Arab Saudi di Kuningan, Jakarta Selatan.

Undangan tersebut dilakukan untuk menyampaikan kabar gembira bahwa Penjaga Dua Kota Suci Umat Islam dan Putra Mahkota Arab Saudi telah memberikan perintah langsung setelah melihat videonya itu.

“Keduanya memerintahkan untuk segera memproses keberangkatan ke tanah suci guna menunaikan ibadah haji,” kata Althaqafi.
Baca juga: Kemenag Sleman menemukan calon haji bawa jamu tradisional

Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar