DPUPKP Yogyakarta membangun pagar amankan lokasi pembangunan embung

id embung, pagar, BRC

Ilustrasi embung. (Antara/Ist)

Yogyakarta (ANTARA) - Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman Kota Yogyakarta mengalokasikan anggaran sekitar Rp300 juta untuk membangun pagar yang akan mengelilingi lokasi pembangunan embung di kawasan Tegalturi Giwangan guna mendukung pengamanan lokasi.

“Setelah ada kepastian pembangunan embung, kami pun segera memasukkan dokumen lelang pembangunan pagar yang akan mengelilingi lahan untuk lokasi pembangunan embung,” kata Kepala Bidang Drainase dan Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Yogyakarta Aki Lukman di Yogyakarta, Kamis.

Embung yang akan dibangun di Tegalturi Giwangan tersebut akan menjadi bagian tidak terpisahkan dari pembangunan Taman Pintar Dua yang akan mengusung konsep “aquatic science park”.

Menurut Aki, pembangunan pagar tersebut ditujukan untuk memberikan batas terhadap lahan yang akan digunakan sebagai lokasi pembangunan embung dan Taman Pintar Dua dengan lahan milik warga yang ada di sekitarnya.

“Kami akan gunakan pagar BRC. Ini pagar sementara saja selama pembangunan berlangsung karena untuk membangun embung pasti dilakukan pengerukan tanah dengan alat berat. Pihak-pihak yang tidak berkepentingan tidak masuk ke lokasi proyek dan masyarakat di sekitar pun akan lebih aman,” katanya.

Ia berharap, pembangunan pagar sudah dapat diselesaikan bersamaan dengan dimulainya pembangunan embung di Tegalturi. Pembangunan embung menjadi tanggung jawab Balai Besar Wilayah Sungai Serayu-Opak (BBWSO).

“Untuk sementara ini, kami belum memperoleh informasi resmi terbaru mengenai pembangunan embung di Tegalturi. Misalnya, luas embung yang akan dibangun dan bagian mana saja yang menjadi tanggung jawab BBWSO. Jumat (19/7) ini, rencananya baru akan ada pertemuan dengan BBWSO membahas embung,” katanya.

Meskipun demikian, Aki menyebut bahwa pembangunan embung di Tegalturi harus bisa diselesaikan hingga akhir tahun, sehingga waktu efektif yang tersisa hanya sekitar lima bulan.

“Kami pun sudah mengatur lokasi pintu masuk proyek yaitu melalui bekas gedung Kelurahan Giwangan,” katanya.

Lahan yang akan digunakan sebagai lokasi pembangunan embung adalah lahan milik Pemerintah Kota Yogyakarta seluas 3,29 hektare.

Sedangkan luas embung yang akan dibangun sekitar 1,1 hektare. Selain embung, di lokasi tersebut juga akan dibangun empat bangunan pendukung Taman Pintar Dua yaitu “science center”, “aquatic science center”, “cultural center”, dan hall.
Baca juga: Bantul akan membangun embung di beberapa lokasi

 

Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar