Sutradara: Film Nagabonar Reborn terkesan lebih manusiawi

id nagabonar reborn

Sutradara: Film Nagabonar Reborn terkesan lebih manusiawi

Para pemain, sutradara, dan produser film Nagabonar Reborn sebelum nonton bareng (HO-Tim Publikasi)

Yogyakarta (ANTARA) - Film Nagabonar Reborn terasa berbeda dan terkesan lebih manusiawi dibanding film sebelumnya karena lebih fokus kepada kisah antarrelasi karakternya.

"Kami tidak ingin membuat film sejarah yang kaku dan ingin mengembangkan sosok dengan rasa nasionalisme kuat dan sangat menghormati perempuan," kata sutradara film Nagabonar Reborn Dedi Setiadi di Yogyakarta, Jumat.

Hal itu dikemukakan Dedi menanggapi perbedaan film Nagabonar Reborn dengan film Nagabonar sebelumnya.

Produser film Nagabonar Reborn Gusti Randa menambahkan, isu nasionalisme inilah yang ingin ditonjolkan dengan keberadaan Ketua DPR RI Puan Maharani yang pertama kali berakting dalam film Nagabonar Reborn.

"Kehadiran ibu Puan Maharani penting dalam menegaskan isu nasionalisme. Syukurlah, beliau menanggapi dengan kesungguhan sampai menghapal line skenario yang panjang di antara kesibukan yang tinggi," katanya.

Layaknya film nasional lainnya, film Nagabonar Reborn juga menyimpan sejuta keseruan yang dialami para pemain saat syuting, terutama saat mereka belajar tentang karakter peran yang jauh berbeda dari kenyataan diri sendiri.

"Saat saya dan teman-teman mendarat di Medan, kami ketemu sopir Medan. Nah saya ajak ngobrol agar tahu kulturnya seperti apa," kata Roby Tremonti, saat ditanya mengenai persiapan yang dilakukan untuk mendalami karakter Mariam dalam film Nagabonar Reborn. 

Sementara Delano Daniel sempat "culture shock" ketika tiba di lokasi syuting.  "Awalnya saya kaget. Mereka ngomong dengan suara lantang, mari berfoto, sini kau!," katanya.

"Hal itu membuat aku kaget dan bertanya-tanya siapa yang berantem nih!," kata Delano saat dirinya pertama kali mendengar logat Batak di Simalungun.

Namun, menurut dia, semua cerita di balik pembuatan syuting film Nagabonar Reborn ini membuat film tersebut terasa lebih otentik.  

Para penikmat film di Yogyakarta berkesempatan ikut nonton bareng film Nagabonar Reborn bersama para pemain di Ambarukmo Plaza XXI dan Sleman City Hall XXI.

Sejumlah pemain film Nagabonar Reborn hadir di Yogyakarta di antaranya Delano Daniel, Elly Sugigi, Rita Matumona, Roby Tremonti, Deny Abal, dan Fermana Manaloe bersama produser eksekutif Trimedya Panjaitan, produser Gusti Randa, dan sutradara Dedi Setiadi.

Sebelumnya, film Nagabonar Reborn diputar eksklusif di Medan dan dihadiri oleh hampir 400 penggemar. 

Sementara Gala Premiere yang diadakan di Plaza Indonesia, Jakarta, pada 19 November 2019 yang dihadiri Citra Kirana, Delano Daniel, Roy Marten, Elly Sugigi, Rita Matumona, Rifky Alhabsyi, Roby Tremonti, dan Deny Abal serta dihadiri oleh hampir 900 penonton.

Film Nagabonar Reborn dapat disaksikan di seluruh bioskop XXI sejak 21 November 2019.

Setelah nonton bareng di Ambarukmo Mall XXI Yogyakarta, pemain Nagabonar Reborn akan berkunjung ke Solo pada 23 November 2019 untuk nonton bareng penggemarnya di Grand Solo XXI.
 
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar