"Ducting" serat optik dan listrik ke kawasan Tugu dilanjutkan

id Ducting,serat optik,kabel listrik,Tugu, Yogyakarta

"Ducting" serat optik dan listrik ke kawasan Tugu dilanjutkan

Ilustrasi proses “ducting” serat optik saat penataan pedestrian di Jalan Jenderal Sudirman Yogyakarta (Eka AR)

pada jarak 100 meter dari Tugu baik ke arah barat, timur, selatan, dan utara masih dimungkinkan untuk melakukan “ducting” kabel listrik ...

Yogyakarta (ANTARA) - Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Yogyakarta akan melanjutkan proses “ducting” serat optik dan kabel listrik ke kawasan Tugu Yogyakarta pada tahun ini untuk menata kawasan sumbu filosofis tersebut.

“Untuk serat optik dimungkinkan tidak ada kendala, tetapi untuk kabel listrik PLN masih perlu dikoordinasikan lagi. Yang pasti, pada jarak 100 meter dari Tugu Yogyakarta dipastikan bebas dari kabel listrik dan kabel udara lain,” kata Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Yogyakarta Umi Akhsanti di Yogyakarta, Minggu.

Pekerjaan “ducting” serat optik dan kabel listrik tersebut akan menjadi bagian dari kelanjutan pekerjaan penataan pedestrian di Jalan Jenderal Sudirman Yogyakarta.

Tahap pertama penataan pedestrian di Jalan Jenderal Sudirman sudah selesai dilakukan pada 2019 yaitu dari simpang empat Gramedia hingga simpang Jembatan Gondolayu menggunakan dana keistimewaan.

Baca juga: Yogyakarta menyiapkan layanan cetak KIA mandiri

Pada tahun ini, penataan pedestrian dilanjutkan ke arah barat yaitu dari simpang Jembatan Gondolayu hingga kawasan Tugu Yogyakarta, juga menggunakan dana keistimewaan dengan alokasi anggaran sekitar Rp27 miliar.

Umi mengatakan, salah satu kendala “ducting” kabel listrik adalah kebutuhan infastruktur pendukung yang membutuhkan lahan dengan keluasan tertentu minimal 3x3x2 meter persegi untuk menghubungkan listrik ke sambungan rumah.

“Padahal, di sepanjang Jalan Sudirman dari simpang Jembatan Gondolayu ke arah barat sudah cukup padat dengan bangunan,” katanya.

Namun, lanjut dia, pada jarak 100 meter dari Tugu baik ke arah barat, timur, selatan, dan utara masih dimungkinkan untuk melakukan “ducting” kabel listrik sehingga kawasan tersebut bebas kabel udara.

Untuk konsep pedestrian yang akan diterapkan pada penataan pedestrian tahap dua masih terus dikomunikasikan dengan Pemerintah DIY karena kawasan tersebut tidak lagi masuk dalam kawasan cagar budaya Kotabaru layaknya penataan pedestrian tahap pertama.

Baca juga: Satgas KTR Yogyakarta temukan perokok langgar aturan

“Sudah masuk kawasan sumbu filosofis. Tentunya, konsep pedestrian akan disesuaikan,” katanya.

Setelah melakukan penataan tahap dua, Pemerintah Kota Yogyakarta juga akan melanjutkan penataan pedestrian di Jalan Jenderal Sudirman pada 2021 yaitu dari simpang Gramedia ke arah timur menuju simpang empat Galeria, juga dengan dana keistimewaan.

“Harapannya, penataan pedestrian ini akan menambah ruang publik baru bagi masyarakat Yogyakarta dan menjadi ‘new collective memory’. Masyarakat semakin senang beraktivitas di luar ruang karena suasana untuk berjalan kaki semakin nyaman,” kata Kepala DPUPKP Kota Yogyakarta Agus Tri Haryono.
0Baca juga: Dinsos Yogyakarta minta warga lansia diprioritaskan saat evakuasi bencana

Pewarta :
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar