Dispar Kulon Progo minta PKL menempati Plaza Kuliner Glagah

id Kulon Progo ,Plaza Kuliner Glagah ,Dinas Pariwisata ,DPRD Kulon Progo

Dispar Kulon Progo minta PKL menempati Plaza Kuliner Glagah

Kepala Dinas Pariwisata Kulon Progo Joko Mursito. (ANTARA/Sutarmi)

Kulon Progo (ANTARA) - Dinas Pariwisata Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, meminta para pedagang kreatif lapangan (PKL) di kawasan pemecah ombak dan sempadan Pantai Glagah segera menempati Plaza Kuliner Glagah yang sudah disiapkan.

Kepala Dinas Pariwisata Kulon Progo Joko Mursito di Kulon Progo, Minggu (25/6) mengatakan Plaza Kuliner Glagah merupakan salah satu bagian kompensasi adanya pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta.

Plaza Kuliner Glagah disediakan untuk menampung pedagang yang ada di pemecah gelombang dan sepadan Pantai Glagah.

"Mohon maaf, penempatan PKL di Plaza Kuliner Glagah sudah diundi, dan tinggal ditempati. Namun hingga saat ini belum ditempati juga," kata Joko Mursito.

Ia mengatakan Dispar Kulon Progo sudah melakukan komunikasi dengan PKL di Glagah. Selain itu, Dispar juga mengajak PKL untuk menata diri dengan memanfaatkan Plaza Kuliner Glagah.

Plaza Kuliner Glagah ini konsep utama adalah pemberdayaan masyarakat sekitar pantai. Untuk itu, Dispar Kulon Progo kerja sama dengan PHRI Kulon Progo untuk membahas pemanfaatan Plaza Kuliner Glagah ini.

Kalau berbagai langkah ini tidak ada perkembangan, Dispar akan berkoordinasi dengan Dinas Koperasi dan UKM, dan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kulon Progo mencari solusi.

Saat ini, ranah kewenangan Plaza Kuliner Glagah ada di Dispar dan PHRI.

"Kalau PHRI tidak ada solusi dan menyerah, kami akan berkoordinasi dengan Disdagin dan Diskop-UKM untuk menjual pengelolaan Plaza Kuliner Glagah ke pihak lain," katanya.

Ketua Komisi IV DPRD Kulon Progo Muhtarom Asrori meminta Dispar menyampaikan beberapa skenario memindahkan PKL Pantai Glagah ke Plaza Kuliner Glagah.

"Kalau skenario sudah dijalankan dan dievaluasi, agar skenario dapat dijalankan dengan baik," katanya.