Mengganggu, rencana Israel pindahkan warga Gaza

id komisioner tinggi HAM PBB Volker Turk,Israel,pemindahan warga Palestina dari Gaza

Mengganggu, rencana Israel pindahkan warga Gaza

Arsip - Tangkapan layar Komisioner Tinggi HAM PBB Volker Turk saay menyampaikan pidato secara virtual dalam pembukaan "Regional Conversation on Human Rights" (RCHR) di Jakarta, 20 Desember 2022. (ANTARA/Yashinta Difa)

Jenewa (ANTARA) - Komisaris Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Hak Asasi Manusia (HAM) Volker Turk menyatakan bahwa dirinya sangat terganggu dengan rencana Israel untuk memindahkan warga Palestina secara massal dari Gaza.

“Sangat terganggu dengan pernyataan pejabat tinggi Israel mengenai rencana pemindahan warga sipil dari Gaza ke negara ketiga,” kata dia dalam sebuah unggahan di platform media sosial X pada Kamis.

Turk menegaskan bahwa 85 persen penduduk Gaza, yang sudah mengungsi di dalam wilayahnya sendiri, berhak kembali ke rumah mereka.

“Hukum internasional melarang pemindahan paksa orang-orang yang dilindungi atau deportasi dari wilayah pendudukan,” ujar dia, memperingatkan.

Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir dan Menteri Keuangan Bezalel Smotrich telah menyatakan dukungannya terhadap migrasi sukarela warga Palestina di Jalur Gaza, dan mendesak negara-negara lain untuk menerima mereka.

Sumber: Anadolu

 

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kepala HAM PBB: Rencana Israel pindahkan warga Gaza sangat mengganggu
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2024