KPU Kulon Progo menggelar simulasi pemungutan suara di Rutan Wates

id Rutan Wates,Kulon Progo,Pemilu 2024,KPU Kulon Progo

KPU Kulon Progo menggelar simulasi pemungutan suara di Rutan Wates

Warga binaan Rutan Kelas IIB Wates mengikuti simulasi pencoblosan Pemilu 2024. (ANTARA/Sutarmi)

Kulon Progo (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin, menggelar simulasi pemungutan suara Pemilu 2024 di Rumah Tahanan Negara Kelas II B Wates sebagai salah satu upaya mendongkrak partisipasi warga binaan.

Koordinator Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kabupaten Kulon Progo Aris Zurkhasanah mengatakan simulasi pemungutan suara atau pencoblosan ini untuk memfasilitasi pemilih di lokasi khusus, yakni Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas Kelas II B Wates.

"Dengan kegiatan ini, harapannya partisipasi warga binaan meningkat dan menggunakan hak pilihnya sesuai dengan surat suara yang mereka pilih," kata Aris di sela simulasi.

Ia mengatakan TPS lokasi khusus di Kulon Progo ada dua, yakni Rutan Kelas II B Wates dan Pondok Pesantren Nurul Haromain Sentolo.

Jumlah pemilih yang masuk daftar pemilih tetap di TPS khusus ada 87 orang per lokasi.

"KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) sudah siap, yakni petugas dari rutan sebanyak tujuh orang dan ditambah dua petugas ketertiban yang juga dari petugas rutan," kata Aris.

Aris mengatakan KPU Kulon Progo juga menyiapkan dua KPPS dari dua TPS di sekitar Rutan Wates yang akan menjadi lokasi pencoblosan warga binaan yang tidak bisa ditampung di TPS khusus.

"Warga binaan yang tidak masuk DPT rutan, nanti ada yang diampu dari TPS 1 dan TPS 28," katanya.

Kepala Rutan Kelas II B Wates Erik Murdiyanto mengatakan lembaganya berkolaborasi dengan KPU dan Bawaslu Kulon Progo mengadakan simulasi sekaligus sosialisasi Pemilu 2024.

"Edukasi seperti ini sangat diperlukan sekali bagi warga binaan yang saat ini berjumlah 93 orang, dengan rincian DPT lokasi khusus Rutan Wates 87 orang, DPK ada tiga orang dan DPTb ada 77 orang, DPTb petugas untuk KPPS tujuh orang dan Linmas ada dua orang. Total ada 118 orang," katanya.

TPS khusus Rutan Wates diberi kode 901. Warga binaan Rutan Wates terdiri atas 57 orang tahanan dan 36 narapidana.

"Harapannya pada 14 Februari dapat melaksanakan tahapan Pemilu 2024 dengan tertib, lancar dan tanpa kendala," katanya.