Tiga pengusaha gula Indonesia tak realisasikan impor ditegur keras

id Kemendag,Impor gula,Importir gula,Gula

Tiga pengusaha gula Indonesia tak realisasikan impor ditegur keras

Tangkapan layar Direktur Barang Kebutuhan Pokok dan Bahan Penting Kementerian Perdagangan Bambang Wisnubroto saat melakukan pemaparan pada Rapat Pengendalian Inflasi secara virtual di Jakarta, Senin (27/5/2025). (ANTARA/Maria Cicilia Galuh)

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Perdagangan (Kemendag)  mengeluarkan surat teguran kepada tiga importir pemilik persetujuan impor gula kristal mentah (GKM) untuk diolah menjadi gula kristal putih karena sama sekali belum merealisasikan impornya.

Direktur Barang Kebutuhan Pokok dan Bahan Penting Kemendag Bambang Wisnubroto mengatakan, surat teguran tersebut merupakan upaya Pemerintah untuk mempercepat realisasi gula guna mencukupi kebutuhan nasional.

"Kami telah mengeluarkan surat teguran kepada tiga importir pemilik Persetujuan Impor Gula Kristal Mentah Untuk Diolah Menjadi Gula Kristal Putih yang sampai dengan akhir April 2024 belum merealisasikan impornya sama sekali," ujar Bambang dalam Rapat Pengendalian Inflasi secara virtual di Jakarta, Senin.



Ketiga teguran surat tersebut diberikan kepada PT Sukses Mantap Sejahtera, PT Gunung Madu Plantations, dan PT Pemukasakti Manis indah.

Selain memberikan teguran, Kemendag juga terus berkoordinasi dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk mendorong para importir yang telah memiliki Persetujuan Impor Gula Konsumsi agar segera merealisasikan impor, mengolah impor gula kristal mentah dan segera mendistribusikan kepada masyarakat.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kemendag tegur tiga pengusaha gula yang tak realisasikan impor
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2024