Timnas Free Fire fokus adaptasi format permainan di SEA Games 2025

id Free Fire,timnas free fire Indonesia,timnas esports Indonesia,SEA Games 2025

Timnas Free Fire fokus adaptasi format permainan di SEA Games 2025

Pelatih tim nasional esports Indonesia nomor Free Fire 1 Ady Gustiawan ditemui di kantor Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) di Jakarta, Selasa (9/12/2025). ANTARA/Arindra Meodia

Jakarta (ANTARA) - Tim nasional esports Indonesia nomor Free Fire 1 menempatkan adaptasi terhadap format Point Rush sebagai fokus utama dalam rangkaian persiapan menuju SEA Games 2025 Thailand.

Pelatih Timnas Free Fire 1 Ady Gustiawan mengatakan bahwa perubahan format yang diberlakukan tuan rumah Thailand menuntut penyesuaian strategi secara menyeluruh mengingat turnamen Free Fire World Series (FFWS) mengusung format Champion Rush.

"Setiap selesai turnamen kami selalu melakukan evaluasi. Namun untuk SEA Games kali ini, fokus kami bertambah karena adanya perbedaan format. Thailand mengubah format menjadi Point Rush, sehingga kami perlu memperbaiki kesalahan sebelumnya dan beradaptasi dengan aturan baru,” kata Ady ditemui di Jakarta, Selasa.

Timnas FF 1 yang merupakan tim RRQ Kazu harus puas di urutan keempat dalam FFWS Global Finals 2025 di Jakarta bulan lalu.

Baca juga: Ubed berharap tampil di nomor perseorangan SEA Games 2025

Secara statistik, RRQ Kazu memiliki catatan apik ketika tim melakoni format liga atau mengumpulkan poin demi poin dalam beberapa hari. Hal itu dapat dilihat saat FFWS SEA 2025 Spring dan FFWS SEA 2025 Fall.

Ady menjelaskan bahwa format Point Rush tersebut mengubah dinamika permainan yang tadinya telah melakukan penyesuaian dengan format Champion Rush dalam turnamen.

Sehingga, tim nasional belum dapat memprediksi sejauh mana perubahan itu akan mempengaruhi performa. Ia menekankan bahwa para pemain saat ini berada pada tahap penyesuaian intensif.

"Kami belum bisa berbicara banyak karena sekarang kami sedang menyesuaikan diri dengan sistem baru itu. Harapannya anak-anak bisa cepat beradaptasi," ujar Ady.


Baca juga: Timnas hoki 5s Indonesia dominasi Filipina di fase grup SEA Games 2025

Mengenai target, Ady memastikan nomor timnas Free Fire yang terdiri dari dua tim tetap menargetkan medali emas sebagai capaian utama, diikuti dengan perak atau perunggu sebagai target minimal.

Ia menegaskan bahwa target tersebut tidak menjadi tekanan bagi para pemain.

"Itu bukan beban, melainkan keyakinan dan ambisi kami. Pengalaman mendapatkan medali emas dan perak sebelumnya menjadi motivasi tambahan bagi kami. Kami akan berusaha maksimal mempertahankan capaian itu," kata Ady.

Ady bersama timnas Free Fire berhasil meraih medali emas dan perak dalam SEA Games 2021 Vietnam ketika nomor tersebut terakhir kali dipertandingkan.

Namun ia menyoroti meningkatnya tingkat persaingan pada SEA Games 2025. Tidak seperti edisi Vietnam yang diikuti lima negara dengan beberapa tim yang masih minim pengalaman bertanding dalam skena internasional, tahun ini kompetisi menghadirkan enam negara dengan kualitas lebih merata.

Dengan kondisi tersebut, Ady menilai bahwa kecepatan adaptasi terhadap format baru akan menjadi faktor kunci bagi tim nasional dalam mempertahankan prestasi timnas Free Fire Indonesia pada SEA Games 2025

"Thailand 1 dan Thailand 2 merupakan tim kuat yang baru meraih gelar juara dunia. Vietnam juga menunjukkan progres yang cukup signifikan. Selain itu, Malaysia, Laos, dan Timor Leste turut berpartisipasi. Ada perbedaan yang cukup terasa pada pola drop zone dan rotasi," ujar Ady.

Baca juga: Klasemen Grup C SEA Games 2025: Indonesia peringkat kedua

Baca juga: Timnas Indonesia menelan kekalahan 0-1 melawan Filipina di SEA Games 2025




Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Timnas Free Fire fokus adaptasi format permainan di SEA Games 2025

Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.