Bantul (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta mencatat 25 kejadian pohon tumbang dampak cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang melanda daerah ini pada Kamis siang.
"Saat ini proses penanganan dan pendataan masih dilakukan, sehingga data ini bersifat sementara, dapat berubah sesuai update terbaru," kata Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik, dan Peralatan BPBD Bantul Antoni Hutagaol dikonfirmasi di Bantul, Kamis.
Berdasarkan data kejadian pohon tumbang yang masuk Pusat Pengendalian Operator (Pusdalops) Penanggulangan Bencana BPBD Bantul hingga pukul 13.45 WIB, tercatat 25 lokasi kejadian pohon tumbang di wilayah itu.
Dia menyebut kejadian pohon tumbang tersebut tersebar di tujuh kecamatan, dengan lokasi terbanyak di Kecamatan Banguntapan, yakni 16 tempat.
Baca juga: BPBD Bantul: Waspadai pohon tumbang saat hujan deras disertai angin
"Kemudian tiga titik pohon tumbang di wilayah Kecamatan Kasihan, dua titik pohon di Kretek, satu titik di Kasihan, satu titik di Sanden, satu titik di Bantul, dan satu titik di Pleret," katanya.
Menurut dia, pohon tumbang tersebut berdampak pada sejumlah objek yang mengalami kerusakan karena tertimpa pohon, seperti akses jalan, rumah warga empat titik, mobil satu unit, motor empat unit.
"Kemudian ada sebuah warung atau tempat usaha juga terdampak, jaringan listrik, dan fasilitas umum yang berada di kompleks Masjid Mataram Banguntapan," katanya.
Antoni mengatakan atas kejadian itu, upaya penanganan dilakukan dengan mengevakuasi pohon tumbang dan mengondisikan lokasi dengan melibatkan TNI/Polri, Tagana Bantul, forum pengurangan risiko bencana (FPRB) kelurahan dan relawan serta komunitas.
"Kami imbau agar tetap meningkatkan kewaspadaan bagi masyarakat sekitar maupun pengendara terutama apabila hujan deras dan angin untuk menjauhi pohon yang tinggi dan rimbun maupun baliho," katanya.
Baca juga: Cuaca ekstrem di DIY picu pohon tumbang hingga rumah warga rusak
Baca juga: Cuaca ekstrem di DIY memicu pohon tumbang hingga puluhan rumah tergenang
