Puncak arus mudik Bandara Adisutjipto H-6 Lebaran

id adisutjipto

Penumpang pesawat di Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta. (Foto Antara/ Victorianus Sat Pranyoto)

Kulon Progo (Antaranews) - Puncak arus mudik Lebaran 2018 melalui Bandara Adisutjipto Yogyakarta terjadi pada H-6 atau Sabtu (9/6) dengan jumlah 28.267 penumpang per hari baik kedatangan dan keberangkatan domestik dan internasional, kata Direktur Utama PT Angkasa Pura I Faik Fahmi.

"Puncak arus mudik sudah terjadi pada Sabtu (9/6)/ Hari ini, jumlah pemudik yang tiba di Bandara Adisutjipto mencapai 24.000 pemudik. PIC atau Person In Charge sudah lewat," kata Faik di sela-sela meninjau rumah sewa bagi terdampak bandara di Kulon Progo, Rabu.

Ia memprediksi arus balik Lebaran 2018 melalui Bandara Adisutjipto terjadi pada H+6 atau Sabtu (23/6) dengan jumlah 35.000 penumpang perhari.

Jumlah penumpang pada arus balik Lebaran 2018 mengalami kenaikan sekitar 10 sampai 15 persen dibangdikan Lebaran 2018. Hal ini dikarenakan AP I menambah slot time atau jadwal keberangkatan dan kedatangan pesawat. Hal itu sangat disambut baik oleh airlines.

"Tahun ini ada ekstra flight, sehingga menyebabkan jumlah penumpang bertambah banyak, pesawat tiba dan berangkat tepat waktu, kalau pun terlambat hanya 15 menit, dan penerbangan lancar," kata Faik.

Terkait prediksi jumlah penumbang dengan dibangunnya bandara di Kulon Progo, Faik mengatakan AP I mewacanakan tetap mengoperasikan Bandara Adisutjipto meski bandara di Kulon Progo sudah beroperasi.

"Kami mewacanakan, meski bandara Kulon Progo sudah beroperasi, Adisutjipto tetap beroperasi. Kami akan berlakukan seperti Bandara Halim Perdana Khusuma," katanya.

Sementara itu, General Manager PT Angkasa Pura 1 Bandara Adisutjipto Agus Pandu Purnama mengatakan penerbangan perhari selama lebaran 218 penerbangan karena ada 38 penerbangan ekstra flight. Pada Lebaran 2017, hanya 20 penerbangan ekstra flight, tahun ini ada 38 ekstra flight. Hariannya ada 180 penerbangan.

Pada hari ini, jumlah pemudik yang melalui Bandara Adisutjipto sebanyak 24.000 orang. Puncak arus mudik pada H-6 yang mencapai 28.267 orang. Jumlah ini sangat luar biasa penambahannya mencapai 30 persen dibandingkan hari biasa.

Menurut Pandu, tidak ada keterlambatan penerbangan karena TNI AU libur, sehingga tidak ada penerbangan.

"Volume keterlambatan penerbangan berkurang," katanya.






 
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar