Rencana revitalisasi Pasar Prawirotaman mendapat lampu hijau

id heroe poerwadi

Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi. (ANTARA FOTO/Eka Arifa Rusqiyati)

Yogyakarta (Antaranews Jogja) - Rencana Pemerintah Kota Yogyakarta untuk merevitalisasi Pasar Prawirotaman memperoleh lampu hijau dari pemerintah pusat dan diharapkan rencana tersebut dapat direalisasikan tahun depan.
   
“Kebutuhan anggaran untuk pekerjaan fisik akan dibiayai melalui dana dari pusat,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Yogyakarta Maryustion Tonang di Yogyakarta, Minggu.
   
Menurut dia, dalam rencana revitalisasi tersebut, Pasar Prawirotaman yang terletak di Jalan Parangtritis akan dibangun menjadi bangunan vertikal yang bisa mendukung lebih banyak kegiatan ekonomi. Saat ini, Pasar Prawirotaman hanya memiliki satu lantai saja.
   
Apalagi, lanjut dia, Pasar Prawirotaman berada di kawasan wisata yang banyak dikunjungi wisatawan asing sehingga keberadaan pasar harus bisa mendukung perkembangan pariwisata di kawasan tersebut.
   
“Salah satunya adalah mengupayakan agar pasar bisa hidup 24 jam. Misalnya dengan memanfaatkan pasar untuk kegiatan kuliner malam selain kegiatan jual beli pasar tradisional pada pagi hari,” kata Maryustion.
   
Sementara itu, Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi menyebut, lampu hijau dari pemerintah pusat untuk merealisasikan revitalisasi Pasar Prawirotaman diperoleh saat Presiden Joko Widodo berkunjung ke Pasa Kranggan Yogyakarta beberapa waktu lalu.
   
“Beliau menyambut baik rencana revitalisasi tersebut dan meminta agar proposal revitalisasi segera disampaikan ke pusat,” katanya.
   
Heroe berharap, Pasar Prawirotaman yang sudah direvitalisasi akan memberikan alternatif tujuan wisata di kawasan tersebut.
   
“Kawasan Prawirotaman adalah kawasan tujuan wisata, tentunya keberadaan pasar harus bisa mendukung perkembangan wisata di sana tanpa meninggalkan pelayanan yang lebih baik ke masyarakat selaku konsumen,” katanya.
   
Selain Pasar Prawirotaman, Pemerintah Kota Yogyakarta juga berencana melakukan revitalisasi di beberapa pasar tradisional lain seperti Pasar Sentul dan Pasar Kotagede.
   
“Khusus untuk Pasar Kotagede, kami akan memanfaatkan dana keistimewaan,” katanya. 
   
Pada 2016, Pemerintah Kota Yogyakarta juga menerima kucuran dana dari pusat untuk revitalisasi pasar tradisional yang digunakan untuk merevitalisasi Pasar Pingit dengan nilai anggaran Rp6 miliar. 
   
Bangunan Pasar Pingit yang semula hanya satu lantai disulap menjadi bangunan dua lantai sehingga dapat dimanfaatkan untuk kegiatan lain seperti aula, ruang laktasi, ruang tera dan musholla.
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar