Ajax inginkan de Jong puiih hadapi Juventus

id frenkie de jong,ajax,liga champions,juventus

Gelandang Ajax Frenkie de Jong mengikuti sesi latihan di Stadion Allianz Arena, Torino, Italia, Senin (15/4/2019), sehari jelang laga kedua perempat final Liga Champions melawan Juventus. (ANTARA/REUTERS/Massimo Pinca)

Jakarta (ANTARA) - Ajax Amsterdam berharap gelandang bintangnya Frenkie de Jong akan pulih dan siap untuk pertandingan melawan Juventus dalam laga kedua perempat final kompetisi sepak bola Liga Champions di Stadion Allianz Arena, Torino, Italia, Rabu (17/4) dinihari WIB.

Pemain berusia 21 tahun itu ditarik keluar lapangan saat pertandingan Liga Belanda melawan Excelsior Sabtu lalu karena cedera hamstring.

"Kami akan melihat perkembangan kondisinya, dan yakin ia akan dapat tampil," kata pelatih Ajax Erik ten Hag, Senin, seperti dikutip Reuters.

"Kami menariknya keluar lapangan sebagai langkah pencegahan, kami harap ia bisa main tapi kita akan lihat jika itu memungkinkan," katanya.

De Jong, yang akan pindah ke Barcelona pada akhir musim ini, menunjukkan penampilan cemerlang pada pertandingan leg pertama melawan Juventus di Amsterdam pekan lalu yang berakhir 1-1.



"Frenkie sendiri yang akan memutuskan apakah ia siap. kemudian baru saya yang menetapkan ia bisa tampil," kata Ten Hag seraya menambahkan bahwa ia yakin timmya bisa membuat kejutan lagi setelah sempat menyingkirkan juara bertahan Real Madrid di babak 16 besar.

"Saya yakin karena cara kami bermain dan berlatih. Kami terus menguat dan kami menunjukkannya dari laga ke laga."

"Juventus memang tim favorit, khususnya setelah hasil di Amsterdam. Tapi jika kami main bagus, kami akan dapat melewati hadangan ini," katanya seperti dikutip Reuters.

Ten Hag juga menyatakan bahwa ia sudah mengantisipasi kemungkinan pelatih Juve Massimiliano Allegri mengubah taktik.

"Allegri sangat mengerti, dan pasti ia memikirkan strategi yang berbeda dengan pekan lalu. Tapi kami juag perlu untuk memperbaiki strategi kami," kata Ten Hag.
 
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar