vokalis Lukas Graham pakai batik saat tampil perdana di Indonesia

id Lukas graham, lukas graham in jakarta, konser, gisella anastasia

vokalis Lukas Graham pakai batik saat tampil perdana di Indonesia

Penampilan Lukas Graham pada konsernya yang bertajuk "The Purple", di The Kasablanka Hall, mal Kota Kasablanka, Jakarta, Selasa (1/10/2019). (ANTARA/Dea N. Zhafira)

Ini penampilan pertama kami di Indonesia. Kami sudah lama ingin manggung di sini. Ayo kita bersenang-senang.
Jakarta (ANTARA) - Band asal Denmark Lukas Graham sukses membungkus penampilan perdana mereka di Indonesia selama 1,5 jam dengan apik dan berkesan di The Kasablanka Hall, mal Kota Kasablanka, Jakarta, Selasa (1/10) malam.

Sang vokalis, Lukas mengenakan batik cokelat yang dipadukan dengan tampilan kasual saat membawakan beberapa lagu di awal konser.

Konser yang menjadi bagian dari tur "The Purple" itu dimulai sekitar pukul 20.00 WIB setelah penampilan pembuka dari penyanyi solo asal Indonesia, Gisella Anastasia.

Lukas Graham mengawali aksi panggungnya dengan lagu-lagu upbeat seperti "Hold My Hand", "Take The World By The Storm", hingga "Drunk in the Morning", yang membuat penonton bersemangat.

"Ini penampilan pertama kami di Indonesia. Kami sudah lama ingin manggung di sini. Ayo kita bersenang-senang!" kata Lukas disambut sorakan penonton.

Band yang digawangi oleh Lukas Graham Forchhammer (vokalis), Mark "Lovestick" Falgren (drumer), Magnus Larsson (bassist) dan Kasper Daugaard (keyboardist) itu lalu melanjutkan penampilan mereka dengan lagu-lagu hit lainnya.

"Strip No More", "Happy Home", dan "Not a Damn Thing Changed" merupakan tiga dari 18 lagu yang turut dibawakan band tersebut.
 
Penampilan Lukas Graham yang mengenakan batik pada konsernya yang bertajuk "The Purple", di The Kasablanka Hall, mal Kota Kasablanka, Jakarta, Selasa (1/10/2019). (ANTARA/Dea N. Zhafira)


Selain menyanyi, Lukas juga membagi sedikit kisah hidupnya kepada penonton. Ia bercerita bagaimana keluarganya, terutama sang ayah, selalu mendukungnya dan menjadi inspirasi baginya untuk bermusik.

"Aku sangat menyayangi ayahku, ibuku, bahkan kedua saudara perempuanku yang kadang sangat menjengkelkan. Aku harap ayahku bisa melihat bagaimana orang-orang di ujung dunia pun ikut mendengarkan musikku," kata Lukas.

Pada bagian akhir konser, Lukas kembali mengenakan batik dan mengucapkan terima kasih atas baju batik yang ia terima dari promotor.

"Terima kasih buat bajunya. Istriku mengeluh karena bajuku sama terus, biru, hitam atau abu-abu. Sekarang aku punya yang baru," canda Lukas.

Ia kemudian menunjuk Cyntia Tan dari atas panggung dan berterima kasih.

"Terima kasih sudah membuat baju ini. Aku akan senang membawa batik ini pulang, karena baju ini sangat spesial," ujar Lukas.

Lukas cs mengakhiri konser dengan lagu "Love Someone" dan "Funeral" yang disambut dengan nyanyian penonton. Lagu pamungkas "7 Years" menutup penampilan mereka.


 
Pewarta :
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2024