Maman Abdurrahman berharap tuah Stadion Sultan Agung

id Maman abdurrahman,Persija,Stadion Sultan agung,Liga Indonesia,liga1

Maman Abdurrahman berharap tuah Stadion Sultan Agung

Dok - Bek Persija Jakarta Maman Abdurrahman memberikan keterangan kepada media usai berlatih di Lapangan PS AU TNI Angkatan Udara, Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (23/1/2020). (Michael Siahaan)

Jakarta (ANTARA) - Pemain senior Persija Jakarta Maman Abdurrahman berharap Stadion Sultan Agung, Bantul, memberikan tuah bagi timnya kala mengarungi kompetisi lanjutan Liga 1 Indonesia yang akan dimulai pada Oktober.

"Saya berambisi ingin meneruskan tren positif di Bantul," ujar Maman dikutip dari laman resmi klub yang dipantau di Jakarta, Kamis.

Sebelumnya, manajemen Persija memilih Stadion Sultan Agung sebagai homebase untuk mengarungi liga di tengah pandemi COVID-19 yang masih merebak di Tanah Air.

Bagi Persija, stadion tersebut tidaklah asing. Pada musim 2018 lalu, mereka harus rela pindah kandang untuk sementara karena beragam persoalan. Namun di tempat ini menjadi salah satu jalan tim Macan Kemayoran merengkuh gelar juara.

Kala itu, dari tujuh pertandingan, Marko Simic dan kolega mencetak 13 gol. Selain itu Persija meraih empat kemenangan, dua hasil imbang dan satu kekalahan ketika bermarkas di Stadion Sultan Agung.

Berkaca pada pengalaman tersebut, Maman berharap Bantul kembali memberi energi positif bagi timnya apalagi mereka menargetkan kembali juara pada musim 2020 ini.

"Kalau melihat perjalanan Persija main di sana punya rekor yang bagus. Saya tidak masalah main di Bantul dan pendukung Persija juga banyak di sana," kata dia.

Sebelumnya, manajemen Persija beralasan pemilihan stadion tersebut karena dinilai situasinya lebih aman dari pandemi COVID-19. Pemilihan Bantul sebagai markas tak lepas dari fasilitas latihan yang lengkap.

Sementara terkait persiapan tim menjelang kompetisi, Persija rencananya berlatih mulai Agustus 2020. Namun, ada beberapa hal yang masih harus dipastikan terutama terkait lokasi pemusatan latihan.
Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar