10 pemain poistif COVID-19, Laga Liga Brazil ditunda

id sepak bola brazil,goias, sao paulo fc, covid-19

10 pemain poistif COVID-19, Laga Liga Brazil ditunda

Ilistrasi - Para pemain klub Liga Brazil, Gremio, memasuki lapangan dengan mengenakan masker sebagai aksi protes kompetisi tetap dimainkan di tengah kekhawatiran pandemi global COVID-19, menjelang laga melawan Sao Luiz di Stadion Arena do Gremio, Porto Alegre, Brazil, Minggu (15/3/2020) waktu setempat. (ANTARA/REUTERS/Diego Vara)

Jakarta (ANTARA) - Sepuluh anggota tim sepak bola Goias Brazil pada Minggu diberi tahu bahwa hasil tes mereka dinyatakan positif virus corona (COVID-19), memaksa dilakukan penundaan pertandingan secara mendadak.

Dikutip dari AFP, Senin, tim tersebut dijadwalkan akan berhadapan dengan Sao Paulo FC tanpa kehadiran penonton sebagai bagian dari pertandingan pekan pertama musim kompetisi sepak bola nasional Brazil.

Langkah untuk menunda pertandingan itu didasarkan pada keputusan Pengadilan Tinggi Olahraga untuk sepak bola, yang akhirnya diterima oleh Konfederasi Sepak Bola Brazil (CBF).

Sebelum keputusan pengadilan diumumkan, hanya beberapa menit sebelum pertandingan dimulai sesuai jadwal, kedua tim sepenuhnya dalam ketidakpastian. Para pemain Sao Paulo FC bahkan sudah melakukan pemanasan di lapangan.



"Sepuluh dari 23 pemain kami dinyatakan positif. Sayangnya, kami baru menerima hasilnya hari ini," papar Presiden Goias Marcelo Almeida, berbicara di saluran televisi Globo.

Menurut media Brazil, delapan dari 10 pemain itu adalah starter reguler.

Sao Paulo FC mengatakan mereka mendukung untuk menunda pertandingan, mengatakan melalui Twitter bahwa "tidak ada yang lebih penting daripada tetap sehat."

Musim dimulai pada Sabtu, mundur tiga bulan dari jadwal karena pandemi virus corona. Di bawah protokol baru yang diterapkan oleh CBF, semua pemain diharuskan dites kurang dari 72 jam sebelum setiap pertandingan.

Brazil pada Sabtu telah melewati 100.000 kematian akibat virus corona dan tiga juta kasus infeksi.
 
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar