Mikel Arteta mengaku "bahagia" di Arsenal

id Mikel Arteta,Arsenal,Barcelona,Joan Laporta,Liga Premier Inggris

Mikel Arteta mengaku "bahagia" di Arsenal

Manajer Arsenal Mikel Arteta (kiri) berselebrasi bersama penyerang Alexandre Lacazette seusai mereka mengalahkan Southampton dalam lanjutan Liga Inggris di Stadion St. Mary's, Southampton, Inggris, Selasa (26/1/2021). (ANTARA/REUTERS/POOL/Naomi Baker)

Jakarta (ANTARA) - Mikel Arteta merespons kabar yang mengaitkan dirinya dengan Barcelona dan mengatakan bahwa ia merasa "bahagia" berada Arsenal.

Pelatih The Gunners itu telah dikaitkan dengan kemungkinan pindah ke Camp Nou pekan ini, dengan kandidat presiden Barcelona Joan Laporta sedang mengamati Arteta sebagai kemungkinan pengganti Ronald Koeman, bila ia terpilih sebagai pejabat tertinggi klub Katalunya tersebut.

Namun, pelatih asal Spanyol itu meredam rumor tersebut dan bersikeras bahwa fokusnya sekarang adalah memberikan yang terbaik untuk klub London utara itu.



Ketika ditanya tentang namanya yang dikaitkan dengan Barcelona, Arteta berkata: “Akan selalu ada spekulasi ketika ada pemilihan umum di Barcelona, ini adalah tim yang sangat besar."

“Jelas saya dibesarkan di sana sebagai pemain dan akan selalu ada hubungan. Namun, saya sepenuhnya fokus pada pekerjaan yang harus saya lakukan di sini, yang banyak harus kami lakukan, dan saya sangat menikmatinya."

“Hari ini dan besok saya adalah pelatih Arsenal dan saya sangat menikmatinya. Dan saya ingin melakukan yang lebih baik dari apa yang telah kami lakukan sejauh ini."



“Yang bisa saya katakan kepada Anda adalah saya merasa terhormat mengelola klub sepak bola ini dan saya sangat bahagia.”

Menurut radio Katalunya RAC1, Arteta menjadi salah satu opsi yang dipertimbangkan oleh Joan Laporta sebagai kemungkinan pengganti pelatih Barcelona saat ini Ronald Koeman.

Laporta adalah satu dari tiga kandidat yang mencalonkan diri menjadi presiden Barcelona selanjutnya.

Barca dijadwalkan melakukan pemilihan presiden pada Januari, tetapi akhirnya diundur hingga 8 Maret setelah serangkaian penundaan karena pandemi virus corona.
 
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar