Pemkab Kulon Progo menebar benih ikan di Waduk Sermo

id tebar benih ikan,Waduk Sermo,Kulon Progo,Bupati Kulon Progo,DKP Kulon Progo

Pemkab Kulon Progo menebar benih ikan di Waduk Sermo

Bupati Kulon Progo Sutedjo melakukan tebar benih ikan di Waduk Sermo. (Foto ANTARA/Sutarmi)

Kulon Progo (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, melakukan tebar benih udang di Waduk Sermo dalam rangka mendukung ketersediaan dan kelestarian sumber daya ikan di perairan umum.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sudarna di Kulon Progo, Rabu, mengatakan Waduk Sermo ini merupakan tempat wisata, sumber air untuk kebutuhan air bersih dan irigasi, segaligus sebagai perairan umum yang dapat berkembang berbagai jenis ikan.

"Kami hari ini melakukan tebar benih ikan dan udang, semoga bermanfaat bagi masyarakat untuk mencukupi kebutuhan protein. Selain itu, untuk kembali menggeliatkan perikanan tanggap di perairan umum," kata Sudarna.

Ia mengatakan di Waduk Sermo, ada KUBE Pagar Rindu yang merupakan kelompok nelayan di Kecamatan Kokap. Mereka menangkap ikan di Waduk Sermo, dan hasil tangkapan dijual ke pengepul dan mencukupi kebutuhan keluarga.

"Kami berharap ikan yang ditebar hari ini, tidak langsung ditangkap karena memang belum layak dikonsumsi. Kami berharap ikan yang hari ini ditebar bisa dipanen beberapa bulan ke depan," harapnya.

Bupati Kulon Progo Sutedjo mengharapkan restocking benih ikan mampu mendukung ketersedian ikan di perairan umum. Seperti diketahui, Kulon Progo memiliki perairan umum lengkap yang memiliki potensi ketersediaan sumber daya ikan. Namun demikian, ia mengakui perlu adanya upaya melestarikan sumber daya ikan di perairan umum karena ketersediaannya menurun.

Ia mengharapkan masyarakat berperan serta dalam melestarikan sumber daya ikan di perairan umum. Keterlibatan kelompok masyarakat pengawas sangat dibutuhkan dalam menjaga sumber daya ikan.

"Kami berharap program restocking ini perlu ditingkatkan. Saat ini sudah ada 23 kelompok masyarakat pengawas yang aktif melakukan pengawasan terhadap pengawasan ikan yang tidak ramah lingkungan," katanya.

 
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar