Psikolog: Anak jadi pelaku perundungan, orang tua harus evaluasi pengasuhan

id Perundungan,Bullying,Pengasuhan orang tua,Evaluasi pengasuhan,Komunikasi orang tua dan anak,bully,pengasuhan anak,pola a

Psikolog: Anak jadi pelaku perundungan, orang tua harus evaluasi pengasuhan

Arsip foto - Pelajar SMA PGRI 3 Surabaya membawa poster saat kegiatan kampanye gerakan anti perundungan (bullying) di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (21/12/2021). (ANTARA FOTO/Moch Asim/rwa.)

Jakarta (ANTARA) - Psikolog klinis lulusan Universitas Indonesia Annisa Mega Radyani, M. Psi., menilai penting bagi orang tua untuk mengevaluasi pengasuhan dan komunikasi ketika anaknya menjadi pelaku perundungan.

"Perlu sekali mengevaluasi bagaimana pengasuhannya atau mengevaluasi komunikasi dengan anak. Karena ketika orang tua tidak tahu anaknya melakukan kekerasan seperti bullying (perundungan) berarti ada komunikasi yang tidak terjalin dengan baik di situ," kata Annisa saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Sabtu.

Dengan begitu, akan diketahui penyebab seorang anak menjadi perundung sehingga orang tua dapat melakukan perbaikan pola asuh dan komunikasi dengan anaknya. Menurut Annisa, proses pembimbingan dan pendampingan anak juga dapat melibatkan bantuan tenaga profesional apabila diperlukan.



"Apabila memang relasi dengan orang tua dan anak tidak baik, akan lebih baik jika ada orang ketiga yang membantu mediasi atau membantu pendampingan tersebut seperti psikolog atau konselor sekolah," kata dia.


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Psikolog: Perlu evaluasi pengasuhan bagi orang tua pelaku perundungan
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2024