Kulon Progo (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, siap menguatkan sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, terutama dalam memajukan pembangunan daerah.
Ketua DPRD Kulon Progo Aris Syarifuddin di Kulon Progo, Rabu, mengatakan hingga saat ini masih banyak permasalahan yang harus dibenahi, mulai dari sektor infrastruktur hingga kesejahteraan sosial masyarakat.
"Kami siap berkolaborasi dengan Pemkab Kulon Progo sesuai dengan tugas dan fungsi kami," kata Aris usai Rapat Paripurna Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Kabupaten Kulon Progo di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kulon Progo.
Ia mengatakan HUT ke-74 Kabupaten Kulon Progo menjadi momen yang wajib disyukuri. "Kami sebagai generasi penerus pemimpin terdahulu harus melanjutkan perjuangan mereka," katanya.
Namun demikian, Aris mengaku prihatin adanya fenomena yang terjadi saat ini. Khususnya hubungan antara pemerintah dan masyarakat, yang disebutnya mulai terbalik. Saat ini, masyarakat lebih sibuk memikirkan kinerja para pemimpinnya. Ia menilai justru para pejabat pemerintah yang harusnya lebih memikirkan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat.
"Sebab yang terjadi sekarang ya seperti itu, maka harus diluruskan," ujarnya.
Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko mengakui bahwa masih banyak tantangan dan hal penting yang perlu disampaikan. Hal itu ia sampaikan saat pidato di Rapat Paripurna DPRD.
Pihaknya pun akan berupaya menuntaskan berbagai permasalahan dengan menjadikannya sebagai program prioritas pembangunan. Pada sisi lain, ia juga menyebut deretan prestasi yang berhasil diraih Kulon Progo berkat program pembangunan yang telah berjalan.
"Banyak prestasi dan kemajuan yang telah diraih, namun masih banyak tantangan yang perlu dituntaskan untuk mencapai kejayaan sesuai cita-cita seluruh masyarakat Kulon Progo," kata Ambar.
