Panggungharjo kembangkan bahan bakar alternatif mesin industri

id solar jelantah

Panggungharjo kembangkan bahan bakar alternatif mesin industri

Ilustrasi minyak jelantah (Foto industri19slametgunawan.blog.mercubuana.ac.id)

Bantul, (Antara Jogja) - Danone AQUA berkolaborasi dengan Badan Usaha Milik Desa Panggung Lestari Desa Bangunharjo Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta mengembangkan minyak jelantah yang dimurnikan sebagai bahan bakar alternatif pengganti solar untuk mesin industri.

"R-UCO (refined used cooking) merupakan limbah bekas penggorengan yang umum dikenal sebagai minyak jelantah, yang telah melalui proses pemurnian," kata Direktur Pengembangan Berkelanjutan Danone Indonesia Karyanto Wibowo disela peresmian kolaborasi itu di Bantul, Selasa.

Peresmian kolaborasi Pengembangan R-UCO sebagai bahan bakar alternatif pengganti solar untuk mesin industri itu dibuka Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Bantul Bambang Guritno bersama pihak terkait dalam pengembangan R-UCO itu.

Menurut Karyanto, program pengembangan R-UCO ini merupakan bagian dari pelaksanaan komitmen Danone AQUA untuk berkontribusi dalam memitigasi perubahan iklim dengan menetapkan target emisi karbon hingga mencapai nol pada 2050.

Program ini, kata dia, merupakan bukti nyata dukungan Danone AQUA terhadap target pemerintah untuk menurunkan jejak karbon sebesar 29 persen pada 2030 dengan skenario umumnya dan sebesar 41 persen dengan bantuan internasional dan swasta.

"Danone AQUA merupakan bagian dari entitas bisnis yang secara aktif menjalankan inisiatif-inisiatif untuk mengurangi jejak karbon yang ditimbulkan dari operasional bisnisnya dengan mengurangi pemakaian energi pemanfatan energi terbarukan seperti listrik tenaga surya dan R-UCO ini," katanya.

Sebagai perusahaan yang menghasilkan emisi karbon, Karyanto mengatakan, Danone ingin menjadi perusahaan yang terdepan dalam inisiatif pengurangan emisi karbon dengan menghasilkan produk tanpa jejak karbon (zero emisi).

"Sejak 2014, Danone telah menggunakan R-UCO yang diproduksi oleh BUMDes Panggung Lestari untuk dicampur dengan bahan bakar solar di Pabrik Klaten Jawa Tengah. Untuk saat ini volume R-UCO yang digunakan 20 persen dari kebutuhan total operaional genset, forklit dan boiler," katanya.

Ia menambahkan, adapun di tahun 2018, pabrik di Klaten tersebut memiliki rencana menggunakan R-UCO sebanyak 100 persen untuk menggantikan bahan bakar solar.***1***

(KR-HRI)

Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar