Konstruksi Jembatan Merah Depok Sleman keropos

id pemda sleman

Konstruksi Jembatan Merah Depok Sleman keropos

Kantor Pemerintah Kabupaten Sleman (Foto ANTARA/ags)

Sleman (Antaranews Jogja) - Konstruksi jembatan Merah di Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, saat ini dalam kondisi keropos dan diperkirakan hanya mampu bertahan hingga dua tahun ke depan.
     
"Konstruksinya jembatan Merah sudah keropos, kalau dilalui kendaraan motor masih bisa bertahan hingga dua tahun, tapi kalau mobil saya tidak bisa memprediksi," kata Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman Achmad Subhan di Sleman, Jumat.
     
Jembatan Merah yang terbilang cukup vital untuk aktivitas warga tersebut sebenarnya telah direncanakan untuk direnovasi sejak2013, namun pada kenyataannya hingga lima tahun berselang rencana tersebut belum juga terealisasi.
     
"Jika kondisi ini terus berlanjut bukan tidak mungkin satu hingga dua tahun kedepan jembatan itu tidak bisa menahan beban kendaraan," katanya.
     
Menurut Subhan, terlepas dari nilai sejarah Jembatan Merah, fungsi jembatan itu untuk mengurai kepadatan kendaraan sangat vital sebab dengan direnovasinya Jembatan Merah, arus kendaraan yang keluar dari Hartono Mall bisa dialihkan ke arah jembatan.
     
"Untuk mewujudkan hal tersebut paling tidak jembatannya harus bisa muat dua mobil dari dua arah," katanya.
     
Ia mengatakan, sejak 2013, detail enginering desain (DED) Jembatan Merah telah disiapkan. Pihaknya pun menegaskan kesiapan untuk memperbaiki konstruksi jembatan itu.
     
"DED sudah ada, kalau memang perlu dikaji ulang yang diubah hanya angkanya anggaran," katanya.
     
Subhan mengatakan, yang menjadi permasalahan utama hingga saat ini adalah pada ganti rugi lahan untuk warga yang terdampak. Sampai saat ini masih belum ada kejelasan sehingga pembangunan terkendala.
     
"Kalau semua permasalahan sudah beres kami siap, bahkan kalau saat ini ganti ruginya sudah selesai, besok diminta membangun kami siap," katanya.
     
Jembatan Merah sempat ditutup sementara akibat kondisinya rusak parah karena banyaknya aspal yang mengelupas. Selain itu juga bantalan kayu pada konstruksi jembatan sudah keropos.
     
DPUPKP Kabupaten Sleman telah melakukan perawatan terhadap jembatan tersebut sehingga dapat dilalui kendaraan roda dua.
 
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar