Sekolah di Kota Yogyakarta siap jalankan Program Gandhes Luwes

id sekolah, gandhes luwes,seni dan budaya,karakter

Sekolah di Kota Yogyakarta siap jalankan Program Gandhes Luwes

Ilustrasi - Kegiatan pengenalan lingkungan sekolah (PLS) untuk siswa baru di salah satu SMP di Kota Yogyakarta. (ANTARA/Eka Arifa Rusqiyati)

Sejumlah sekolah di Kota Yogyakarta bahkan memiliki keunggulan kegiatan seni dan budaya untuk pendidikan muatan lokal, di antaranya karawitan, dolanan anak, hingga sastra Jawa.

Yogyakarta (ANTARA) - Seluruh sekolah di Kota Yogyakarta sudah memiliki modal untuk menjalankan Program Gandhes Luwes, yaitu penerapan nilai-nilai keistimewaan Yogyakarta dalam kehidupan sehari-hari melalui seni budaya, desain, arsitektur, sikap, serta karakter.

“Khusus untuk sekolah, pendekatan yang dilakukan untuk menjalankan Program Gandhes Luwes adalah melalui seni dan budaya. Di Yogyakarta, sebagian besar sekolah sudah menjalankan pendidikan seni dan budaya, tinggal sistematikanya yang perlu diatur kembali,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta Budi Ashrori di Yogyakarta, Selasa.

Menurut dia, sejumlah sekolah di Kota Yogyakarta bahkan memiliki keunggulan kegiatan seni dan budaya untuk pendidikan muatan lokal, di antaranya karawitan, dolanan anak, hingga sastra Jawa.

Dalam pekan ini, lanjut dia, detail mengenai pelaksanaan Program Gandhes Luwes di lingkungan sekolah akan segera disampaikan ke seluruh satuan pendidikan di Kota Yogyakarta sehingga bisa menjadi pedoman pelaksanaan program bagi tiap sekolah.

Ia berharap, penguatan kegiatan seni dan budaya tersebut dapat menjadi salah satu upaya penguatan karakter siswa di Kota Yogyakarta sehingga kota tersebut tetap bisa mempertahankan eksistensinya sebagai kota pelajar dan kota budaya.

“Meskipun demikian, pendidikan karakter yang dilakukan sekolah melalui pendekatan budaya tersebut tetap harus didukung oleh pendidikan karakter di keluarga dan masyarakat. Tanpa ketiga simpul tersebut, maka pembentukan karakter anak tidak akan pernah bisa dilakukan maksimal,” katanya.

Salah satu indikator keberhasilan pendidikan karakter untuk siswa, lanjut Budhi, penurunan angka kekerasan yang dilakukan anak usia sekolah.

Pemerintah Kota Yogyakarta mengeluarkan Peraturan Wali Kota Yogyakarta Nomor 60 Tahun 2019 tentang Gandhes Luwes. Di dalam aturan tersebut mengamanahkan penyusunan rencana aksi daerah untuk dasar pelaksanaan program.

Rencana aksi yang disusun, di antaranya aturan standar kemampuan siswa di bidang seni dan budaya, pedoman bentuk fasad bangunan dan gedung serta ruang publik, pembinaan kampung sesuai potensi seni dan budaya yang dimiliki, menetapkan busana untuk petugas keamanan dan kebersihan Malioboro, dan menyusun pedoman budaya berciri khas Yogyakarta untuk pelaku di sektor industri hotel dan restoran.

Melalui pelaksanaan Program Gandhes Luwes diharapkan terbangun suasana Kota Yogyakarta yang khas dan tidak bisa ditemukan di kota atau wilayah lain.

Selain amanah untuk menyusun rencana aksi daerah, dalam peraturan wali kota tersebut juga mengamanahkan pembentukan “patembayatan” atau organisasi pelaksana program.

Pewarta :
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar