FOI dan FTP UGM meluncurkan #IUAK di Yogyakarta

id ikan

FOI dan FTP UGM meluncurkan #IUAK di Yogyakarta

Demo masak pengolahan berbahan dasar ikan (HO-Istimewa)

Yogyakarta (ANTARA) - Setelah sukses meluncurkan Aksi Ikan Untuk Anak #IUAK di Jakarta pada 9 November 2020, Foodbank of Indonesia (FOI) bekerja sama dengan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (FTP UGM) didukung BeeJay Bakau Resort meluncurkan #IUAK di Yogyakarta, Sabtu, melibatkan Bunda dan 1.000 anak PAUD.

Program ini merupakan salah satu rangkaian dari gerakan Aksi 1.000 Bunda untuk Indonesia untuk mencegah kelaparan pada balita. Selain secara luring, kegiatan ini juga dilaksanakan secara daring menghadirkan Dekan FTP UGM Eni Harmayani.

Kegiatan yang diawali dengan pembagian ikan serta demo masak pengolahan berbahan dasar ikan di Kantor Kelurahan Mantrijeron Yogyakarta ini juga didukung oleh dunia usaha antara lain Sunpride, Susu Bendera, dan JNE.

Hasil riset FOI (2020) menemukan sekitar 27 persen balita di Indonesia pergi ke sekolah (PAUD) dalam keadaan lapar karena tidak sarapan. Adanya pandemi semakin memperburuk keadaan ini.

Menurut Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), krisis sosial dan ekonomi yang disebabkan oleh pandemi virus corona berpotensi menyebabkan hampir tujuh juta anak di dunia mengalami stunting akibat kekurangan gizi, sementara di Indonesia banyak keluarga yang kehilangan penghasilan membuat kondisi pangan balita lebih rentan dari masa sebelumnya.

Melihat fakta tersebut, FOI berkomitmen untuk membantu masyarakat dalam mencari solusi untuk penanganan permasalahan pangan dan gizi. Melalui salah satu rangkaian Aksi 1000 Bunda untuk Indonesia yaitu aksi Ikan untuk Anak #IUAK.

Aksi #IkanUntukAnak merupakan inisiasi yang dilakukan FOI bersama FTP UGM dan BeeJay Bakau Resort untuk meningkatkan kesadaran bahwa ikan bisa menjad ipilihan pangan lokal untuk mencegah kelaparan pada balita dan mudah diakses baik jarak maupun harga.

Menurut Dekan FTP UGM Eni Harmayani, ikan merupakan salah satu sumber protein yang penting untuk dukung tumbuh kembang anak dan memiliki banyak keunggulan. Ikan sangat baik untuk pertumbuhan dan perkembangan otak anak.

"Ikan juga merupakan pilihan pangan lokal yang mudah didapatkan karena jumlah produksinya melimpah di Indonesia yang merupakan negara kepulauan. Oleh sebab itu, diperlukan sosialisasi budaya makan ikan kepada anak sejak dini dengan cara-cara pengolahan yang kreatif," kata Eni.

Menurut Pendiri FOI Hendro Utomo, kegiatan yang bertema "Bunda Sebagai Pahlawan Pangan bagi Balita" ini diselenggarakan untuk meningkatkan kesadaran bunda terkait pentingnya pangan lokal dan gizi bagi tumbuh kembang anak dan upaya pencegahannya demi masa depan Indonesia.

FOI bersama FTP UGM, BJBR, dan para Bunda PAUD di 6 provinsi terus bergerak membuka akses pangan bagi balita. Para Bunda PAUD memasakkan ikan bagi anak didiknya.

"Bunda PAUD adalah pahlawan pangan bagi gerakan ini. Bunda pahlawan pangan balita, pahlawan untuk masa depan Indonesia. Terima kasih kepada semua yang telah mendukung gerakan," katanya Hendro.
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar