Rajiman: Penting bangun korporasi petani lewat KUB

id polbangtan yoma,kub

Rajiman: Penting bangun korporasi petani lewat KUB

Bimtek Peningkatan Kualitas Petani dan Penyuluh Pertanian Kabupaten Sragen (HO-Humas Polbangtan YoMa)

Yogyakarta (ANTARA) - Plt Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan YoMa) Dr Rajiman mengatakan hal yang tidak kalah penting untuk diupayakan guna mewujudkan pembangunan pertanian yaitu pembentukan korporasi petani melalui inisiasi Kelompok Usaha Bersama (KUB).

Hal itu dikemukakan Rajiman pada Bimbingan Teknis (Bimtek) dalam rangka Peningkatan Kualitas Petani dan Penyuluh Pertanian Kabupaten Sragen di Hotel Kusuma Sahid Prince Surakarta, Senin (1/3).

Rangkaian kegiatan Bimtek yang memasuki Angkatan IV itu merupakan hasil kolaborasi antara Komisi IV DPR RI dan Kementerian Pertanian melalui Polbangtan YoMa.

Sebanyak 100 orang yang terdiri atas 90 petani dan 10 penyuluh pertanian Kabupaten Sragen hadir sebagai peserta Bimtek. 

Rajiman menuturkan bahwa pertanian merupakan salah satu sektor yang mendukung pertumbuhan ekonomi di saat pandemi.

Untuk menjaga tren positif tersebut perlu dilakukan upaya penerapan teknologi secara masif dan peningkatan ketrampilan petani dalam melihat dan memanfaatkan peluang pasar baik "online" maupun "offline" dan lokal maupun internasional.

"Peserta Bimtek ini harapannya sudah bergabung dalam kelompok tani dan harus sudah terdaftar dalam Simluhtan agar nanti dapat difasilitasi membentuk KUB sebagai cikal bakal korporasi petani," kata Rajiman dalam sambutannya.

Kepala Badan PPSDMP Dedi Nursyamsi menuturkan bahwa pembentukan KUB bagi petani merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden untuk mencapai peningkatan kesejahteraan petani.

"KUB merupakan bentuk pendampingan bagi petani, agar tidak dibiarkan berjalan sendiri-sendiri. Sudah saatnya petani membangun korporasinya sendiri," kata Dedi.

Hal tersebut sejalan dengan program yang digagas oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang menyatakan bahwa penumbuhan korporasi petani merupakan salah satu program prioritas untuk membangun proses bisnis pertanian dari hulu ke hilir.

"Kita harus mejamin bahwa proses bisinis pertanian berdaulat dari hulu hingga hilir, sebab pertanian merupakan penopang utama kehidupan bangsa," kata SYL

Tampak hadir pula dalam acara tersebut yaitu Hamid Noor Yasin selaku Anggota Komisi IV DPRI RI Dapil Jateng IV. Hamid menyampaikan bahwa sebagai komisi yang bertugas membidangi masalah pertanian, Komisi IV DPR RI sangat mendukung upaya-upaya positif yang dilakukan Kementan untuk meningkatkan pembangunan pertanian Indonesia, salah satunya melalui penyelenggaraan Bimtek ini.

Ia mengatakan bahwa setiap Anggota Komisi IV DPR RI mendapat peluang untuk membentuk 4 buah KUB. Oleh karena itu, Hamid berharap agar peserta bimtek dapat memanfaatkan peluang tersebut dengan baik.
 
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar