Sebanyak 2.263 pelayan publik di Kulon Progo telah divaksin tahap kedua

id vaksinasi,Kulon Progo,pelayan publik,tenaga kesehatan

Sebanyak 2.263 pelayan publik di Kulon Progo telah divaksin tahap kedua

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penangan COVID-19 Kulon Progo Baning Rahayujati. (Foto ANTARA/Sutarmi)

Kulon Progo (ANTARA) - Sebanyak 2.263 pelayan publik di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta telah mendapat vaksin COVID-19 jenis Sinovac pada vaksinasi tahap kedua dosis pertama.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kulon Progo Baning Rahayujati di Kulon Progo, Minggu, mengatakan target vaksinasi tahap kedua terhadap pelayan publik sebanyak 2.556 orang, namun yang melakukan registrasi sebanyak 2.471 orang atau 96,7 persen.

Dari 2.471 yang melakukan registrasi, pelayan publik yang telah divaksin sebanyak 2.263 orang atau 88,5 persen, 191 orang atau 7,7 persen ditunda. dan 17 orang atau 0,7 persen tidak memenuhi syarat.

"Pada pekan kedua Maret 2021, pihaknya akan melanjutkan vaksinasi kepada sasaran yang belum divaksin pada pekan pertama," kata Baning.

Ia mengatakan Pemkab Kulon Progo kembali mendapat kiriman vaksin sebanyak 850 vial yang bisa digunakan untuk memvaksin sebanyak 3.500 sasaran. "Kami akan memvaksin pelayan publik terlebih dahulu, kemudian sasaran lainnya, yakni pedagang, dan seterusnya," katanya.

Lebih lanjut, Baning mengatakan pada vaksinasi tahap pertama, yakni tenaga kesehatan, dengan target sasaran 3.739 orang, yang melakukan registrasi ulang 3.739 atau 100 persen. Namun, dari total yang registrasi, jumlah tenaga kesehatan yang dapat divaksin sebanyak 3.027 orang atau 81 persen, ditunda 435 orang atau 11,6 persen, dan tidak memenuhi 277 orang atau 7,4 persen.

"Kami memberikan kesempatan kepada tenaga kesehatan yang ditunda untuk melakukan vaksinasi tahap selanjutnya," katanya.
Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar