Bantul (ANTARA) - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X mengajak semua pihak aparatur pemerintah agar memaknai dan menyambut langkah baru dalam perjalanan kepemimpinan di Kabupaten Bantul sebagai agenda keberlanjutan pembangunan.
"Hari ini sebuah perjalanan, yang bukan sekadar pergantian angka dalam kalender kepemimpinan, tetapi lebih jauh, harus dimaknai sebagai agenda keberlanjutan pembangunan," kata Gubernur DIY dalam sambutan yang dibacakan Asisten Sekda DIY Bidang Pemberdayaan Sumber Daya Masyarakat Sugeng Purwanto pada Resepsi Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Bantul 2025-2030 di Bantul, Jumat.
Menurut dia, sebagaimana pepatah Jawa "Ajining diri ana ing lathi" bahwa ucapan adalah cermin dari nilai dan kredibilitas.
"Maka, visi dan misi kepemimpinan yang telah diikrarkan, harus menjadi janji yang ditepati, komitmen yang dijalankan dengan penuh tanggung jawab, agar kesejahteraan masyarakat Bantul menjadi nyata," katanya.
Dia mengatakan memasuki periode jabatan yang kedua, maka momentum ini adalah kesempatan emas untuk melanjutkan pembangunan, merampungkan visi besar yang telah dirancang, serta menyempurnakan langkah yang telah ditempuh.
"Lima tahun ke belakang telah menjadi batu loncatan yang penuh dinamika, tantangan, dan pembelajaran. Kini, saatnya Kabupaten Bantul bergerak lebih sigap, lebih adaptif, dan lebih inovatif dalam menjawab tantangan zaman," katanya.
Lebih lanjut Gubernur DIY mengatakan Kabupaten Bantul menghadapi tantangan yang semakin kompleks, seperti tantangan urbanisasi yang menuntut perencanaan tata kota yang lebih bijaksana.
Kemudian tantangan perubahan iklim, lanjut dia, yang mengharuskan pemerintah daerah lebih peduli pada keseimbangan lingkungan, serta tantangan ekonomi digital yang membutuhkan akselerasi dalam pembangunan sumber daya manusia.
"Semua itu adalah tantangan yang harus dihadapi dengan semangat gotong royong, inovasi, dan kesungguhan," katanya.
Dia mengatakan Kabupaten Bantul memiliki potensi luar biasa dalam sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan industri berbasis kearifan lokal.
"Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha, maka Kabupaten Bantul dapat menjadi entitas yang semakin maju, berdaya saing, dan tetap berakar pada nilai-nilai budaya luhur," katanya.
Dengan demikian Pemda DIY berharap Abdul Halim Muslih dan Aris Suharyanta sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bantul periode 2025-2030 yang baru dilantik agar bekerja dan mengabdi demi bangsa dan negara.