London (Antara Jogja) - Alunan musik karawitan Sunda "Sorban Palit" dan lagu Jawa "Sekar Macapat Dhandanggula" dalam bahasa Prancis "Châle Dérive" menjadi kandidat rekaman radio musik tradisional rakyat terbaik dalam "Svetozár Stra'ina Grand Prix Competition 2013" di Bratislava, Slowakia .

 Pelaksana Fungsi Sosial, Budaya, Pariwisata dan Media, KBRI Bratislava, Slowakia, Meylia Wulandari kepada ANTARA London, Sabtu, mengatakan Sekar Macapat Dhandanggula merupakan salah satu jenis tembang Jawa yang  berisi nasihat dari seorang raja kepada pasukan kerajaan.

"Svetozár Stra'ina Grand Prix Competition (Competition of Folk Music Recordings) diselenggarakan setiap dua tahun sekali dab diikuiti 27 negara Uni Eropa dan non-Uni Eropa. Khusus tahun 2013, Svetozár Stra'ina diselenggarakan di Bratislava sejak tanggal 19 hingga 22 Maret mendatang," katanya.

Kompetisi itu diinisiasi European Broadcasting Union (EBU) bekerja sama dengan Radio and Television Slovakia (RTVS) memberikan kesempatan kepada radio seluruh dunia, khususnya Uni Eropa (UE) untuk menghidupkan kembali nilai kekayaan musik tradisional rakyat sebagai bagian dari sorotan dunia.

 Keikutsertaan kedua rekaman music "folk" Indonesia pada Svetozár Stra'ina 2013 itu merupakan hasil dari implementasi Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama Radio Republik Indonesia (RRI) dan RTVS yang ditandatangani di Jakarta pada September 2011.

nsamble dengung karawitan Sunda "Sorban Palit" atau Shawl Drift' merupakan rekaman siaran Pelangi Nusantara (kliningan Sunda) yang dimainkan Tim karawitan Seni Sunda RRI Jakarta dan disiarkan setiap Selasa pada pukul 11.30 - 13.00 WIB.

Sementara Sekar Macapat Dhandanggula merupakan acara Apresiasi Budaya Jawa yang disiarkan setiap Kamis pada pukul 20.00 - 22.00 WIB. Kedua acara dimaksud disiarkan langsung pada Programma 4 RRI Jakarta.

Folkore atau dikenal sebagai cerita atau dongeng kerakyatan telah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Eropa yang  hadir sebagai catatan sejarah yang disaji secara apik melalui alunan musik dan gemulai tarian untuk lebih mudah dinikmati, dimainkan dan dimengerti masyarakat sepanjang zaman.

Kerhasilan folk Indonesia masuk Svetozár Stra'ina  menjadi catatan keberhasilan dalam pendekatkan keunikan serta keindahan folk Nusantara kepada pendengar dunia, khususnya Eropa.(ZG)

Editor: Heru Jarot Cahyono
COPYRIGHT © 2014

Komentar Pembaca
Kirim Komentar