Selasa, 25 Juli 2017

Pameran potensi daerah Sleman eksplorasi produk UMKM

id sleman
Pameran potensi daerah Sleman eksplorasi produk UMKM
Kabupaten Sleman (Foto Istimewa) (istimewa)
Sleman (Antara Jogja) - Pameran Potensi Daerah 2017 yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman, pada 18 hingga 27 Mei, di Kompleks Gedung Serbaguna Sleman diharapkan dapat mengeksplorasi produk-produk usaha mikro, kecil, dan menengah.

"Peserta dalam Pameran Potensi Daerah (PPD) 2017 ini kami utamakan untuk UMKM maupun UKM yang ada di 17 kecamatan di Slemam," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sleman Tri Endah Yitnani di Sleman, Rabu.

Dia mengharapkan dengan mengikuti PPD tersebut produk-produk unggulan dari UMKM dan UKM di Sleman dapat lebih dikenal luas oleh masyarakat.

"Dengan mengikuti PPD ini para pelaku UMKM dan UKM juga dapat saling bertukar pengalaman dalam pemasaran produknya," katanya.

Selain itu, melalui pameran tersebut dapat menambah kreativitas para pelaku UMKM dan UKM dalam menghasilkan karya-karya yang memiliki nilai jual tinggi.

"Nantinya akan ditampilkan produk-produk UKM dan UMKM yang kreatif dalam desain maupun kemasan dan metode pemasarannya serta proses produksinya, juga produk seni budaya yang kreatif," katanya.

Tri Endah mengatakan Pameran Potensi Daerah (PPD) 2017 untuk membangun citra Kabupaten Sleman sebagai daerah yang prospektif dan kondusif untuk investasi.

"Pameran sekaligus juga untuk menguji kesiapan pelaku usaha, pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan `Sleman Smart Regency` pada 2021 untuk menghadapi pasar global, khususnya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2020," katanya.

Ia mengatakan pembukaan PPD 2017 dilaksanakan Kamis (18/5) pukul 16.00 WIB oleh Bupati Sleman Sri Purnomo diawali dengan "Sleman IKM Carnival" (SIC) pada pukul 12.00 WIB dimulai dari Lapangan Desa Sendangadi dan berakhir di Lapangan Dengung.

"Karnaval akan diikuti 30 kelompok dan sentra IKM Sleman. Karnaval ini juga akan diberikan penghargaan bagi penampil terbaik, inovasi terbaik, dan koreografi terbaik total Rp12 juta," katanya.

V001

Editor: Nusarina Yuliastuti

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga