Masyarakat Gunung Kidul diingatkan waspadai cuaca ekstrem

id cuaca ekstrim

Waspada cuaca ekstrim YOGYAKARTA - Sebuah andong berjalan menembus hujan di kawasan Titik Nol Kilometer, Yogyakarta, Rabu (17/10). BMKG Yogyakarta menghimbau agar masyarakat selalu waspada pada peralihan musim atau memasuki masa pancaroba dengan dita

Gunung Kidul (Antara Jogja) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai cuaca ekstrem karena hujan lebat dengan intensitas tinggi mulai mengguyur dalam beberapa pekan terakhir.

Kasi Logistik dan Kedaruratan BPBD Gunung Kidul Sutaryono di Gunung Kidul, Rabu, mengatakan berdasarkan perkiraan cuaca Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) awal musim hujan jatuh pada akhir bulan ini.

Potensi cuaca buruk dapat mengakibatkan bencana seperti angin kencang, tanah longsor, dan bencana yang lain. Bencana angin kencang mengancam semua kecamatan di Gunung Kidul.

"Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, potensi bencana angin kencang tersebar disejumlah wilayah kecamatan," katanya.

Dia mengatakan masyarakat juga perlu mengetahui tanda-tanda datangnya bahaya. Biasanya diawali dengan cuaca panas diikuti mendung tebal. Dengan demikian, hendaknya segera mengambil langkah-langkah seperti yang telah disimulasikan selama ini.

"Selain angin kencang, kami juga sudah melakukan pemetaan daerah rawan longsor," terangnya.

Sutaryono mengatakan desa rawan bencana tersebar di sejumlah kecamatan meliputi, Purwosari, Gedangsari, Patuk, Nglipar, Ngawen, Ponjong, dan Kecamatan Purwosari. "Jumlah desa rawan bencana sendiri berjumlah 56 desa," katanya.

Dia mengatakan untuk antisipasi tanah longsor, BPBD sudah memasang Early Warning System (EWS) di 63 titik di enam kecamatan rawan bencana. Enam kecamatan itu meliputi, Patuk, Gedangsari, Nglipar, Semin, Ngawen dan Ponjong.

"Tidak hanya EWS, kami juga memasang rambu longsor juga dipasang pada beberapa titik tebing kawasan pantai selatan Gunungkidul yang rawan longsor,? ucapnya.

Kemudian titik lokasi pesisir yang dipasang diantaranya, Pantai Baron ke timur meliputi Krakal, Kukup, Drini, Sepanjang hingga Pantai Pulang Sawal.

"Dengan adanya rambu-rambu itu, diharapkan masyarakat maupun pengunjung lebih berhati-hati," harapnya.

(U.KR-STR)
Pewarta :
Editor: Mamiek
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar