Pemerintah desa diminta menyerahkan laporan dana desa

id Gunung kidul

Kabupaten Gunung Kidul (Foto Istimewa)

Gunung Kidul, (Antaranews Jogja) - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat, dan Desa Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, meminta pemerintah desa segera menyerahkan laporan penggunaan dana desa tahun 2017.

Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat DP3AKBPMD Gunung Kidul Subiantoro di Gunung Kidul, Jumat, mengatakan seluruh desa sudah menyerahkan data lunak laporan penggunaan dana desa 2017, namun untuk berkas laporan belum semuanya karena masih ada 10 desa yang belum menyerahkan.

"Jadi penyerahan berkas harus `soft copy` dan berkas. Sampai batas waktu penyerahan berakhir pada Minggu (7/1) dari 144 desa masih ada sepuluh desa yang belum menyerahkan," kata Subiantoro.

Ia mengatakan berkas sebagai dasar pelaporan dana desa dalam sistem aplikasi Online Monitoring Sistem Perbendaharaan Anggaran Negara (OMSPAN). Kepada desa yang belum menyerahkan laporan penggunaan dana desa segera melengkapi.

"Semoga segera dilengkapi dan bisa mencairkan dana desa," katanya.

Ia mengatakan turunnya dana desa ini akibat penurunan indikator pembagian dana desa dari pemerintah pusat, artinya porsi pembagian dana desa diturunkan.

"Penurunan ini bukan disebabkan oleh rendahnya serapan dana desa di Gunung Kidul. Pasalnya serapan dana desa di Gunung Kidul sudah baik," katanya.

Ia menyampaikan saat ini masih menyusun draf peraturan bupati (Perbup) yang akan mengatur dana desa di 2018.

"Januari 2018 kita targetkan selesai, sehingga dana desa dapat dicairkan," katanya.

Subiantoro mengatakan dengan adanya penurunan ini pihaknya menghimbau kepada kepala desa untuk memaksimalkan dana desa yang diterima.

"Penurunan ini memang akan menghambat pelaksanaan satu dua program, terutama pembangunan fisik yang membutuhkan biaya yang banyak, kami minta tetap jalankan program seperti biasanya. pemerintah desa dapat mengalokasikan kepada program yang prioritas terlebih dahulu," katanya. ***2***


(KR-STR)

Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar