Bantul selenggarakan festival pisang angkat potensi lokal

id Pisang

ilustrasi (cimiwa.blogspot.com)

Bantul (Antaranews Jogja) - Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan, dan Perikanan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyelenggarakan Festival Pisang sebagai upaya mengangkat potensi serta keberpihakan kepada buah lokal.

"Festival Pisang ini digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap buah lokal yang sudah bisa dibudidayakan oleh para pembudidaya pisang dari seluruh pelosok desa," kata Sekretaris Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan, dan Perikanan Bantul Bambang Pin Erwanto di sela festival di Bantul, Rabu.

Festival Pisang tersebut diselenggarakan di kawasan Kebun Buah Mangunan Dlingo, Bantul bersamaan dengan pameran teknologi pertanian yang diselenggarakan Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Dlingo Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan, dan Perikanan.

Menurut dia, dipilihnya pisang karena buah lokal ini sudah menjadi buah unggulan Bantul, sehingga perlu ada komitmen dari pemerintah untuk meningkatkan baik dari sisi kualitas maupun kuantitas dari pisang ini.

"Supaya bisa lebih meningkat lagi, baik pisang segar maupun olahan. Nah ini kita gairahkan para petani dengan cara festival, ada empat komoditas yang memang mayoritas yang dibudidayakan oleh para petani pisang," katanya.

Sementara itu, Bupati Bantul Suharsono mengatakan, pisang menduduki tempat pertama di antara jenis buah-buahan lainnya baik dari sisi sebaran, luas pertanaman maupun produksinya. Namun secara umum produktivitas pisang masih rendah.

"Oleh sebab itu, peluang pengembangan agribisnis pisang tentu saja masih terbuka luas. Hal ini menunjukkan bahwa pasar dalam negeri memiliki prospek cerah dalam pengembangan pisang," katanya.

Suharsono memberikan apresiasi dengan diadakannya Festival Pisang ini, selain sebagai promosi buah lokal asal Bantul, juga menjadi salah satu bentuk komitmen pemda untuk terus mengembangkan dan melindungi buah lokal kita.

"Saya berharap Festival Pisang ini nantinya akan dapat diadakan secara berkelanjutan dan dikemas lebih bagus serta dipublikasikan kepada masyarakat luas, sehingga akan menjadi sarana promosi wisata serta mendongkrak pendapatan petani pisang di Bantul," katanya.


(T.KR-HRI) 02-05-2018 17:24:49


 
Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar