BMKG meluncurkan aplikasi cerdas pantau cuaca

id dwikorita

Dwikorita Karnawati (Foto Antara)

Jakarta (Antaranews Jogja) -  Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meluncurkan aplikasi cerdas berbasis teknologi guna memantau secara detail cuaca di setiap arena pertandingan Asian Games sebagai dukungan demi menyukseskan ajang olahraga terbesar se-Asia tersebut.

"Aplikasi cerdas hasil kerja sama BMKG bersama Esri Indonesia tersebut memuat informasi kondisi cuaca saat ini, prediksi cuaca, suhu, kelembaban, kecepatan, dan arah angin di setiap lokasi pertandingan dalam format yang mudah dipahami," kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Kamis.

Kepala BMKG Dwikorita  mengatakan, BMKG bertanggung jawab menyediakan data cuaca maupun prediksi cuaca secara realtime (waktu nyata). Khusus Asian Games, kata dia, data tersebut digunakan untuk keselamatan dan kelancaran lomba/event yang terpapar cuaca, seperti olahraga air dan paralayang.

"BMKG juga melakukan pemantauan polutan untuk mengantisipasi kabut asap di sekitar venue Jakabaring Sport City Palembang," tambah dia.

Menurut tokoh wanita, cuaca ekstrem dapat muncul sewaktu-waktu, sehingga perlu pantauan BMKG secara berkelanjutan dengan peringatan sedini mungkin.

Selama Asian Games, lanjut Dwikorita, tantangan BMKG adalah menyediakan informasi cuaca yang tidak hanya bersifat umum untuk kota-kota di Indonesia, namun juga lebih detail hingga titik-titik lokasi pertandingan cabang olahraga.

Informasi cuaca yang akurat dan terintegrasi membantu para atlet olah raga di area terbuka, seperti dayung, baseball, softball, panahan, rugby, hoki, dan renang , termasuk panitia dan keamanan untuk dapat segera merespon dan mengantisipasi kondisi alam saat itu.

"Inilah yang mendorong BMKG bersama Esri Indonesia mengembangkan aplikasi cerdas berdasarkan teknologi terkini yang mampu menampilkan informasi cuaca guna kesuksesan kegiatan Asean Games secara real time," imbuhnya.

Dwikorita memaparkan bahwa Pusat Data BMKG telah dilengkapi dengan data satelit, stasiun cuaca, dan sensor yang terus mengumpulkan dan memproses data secara real time.

Melalui integrasi Teknologi Big Data di BMKG dan Cloud dari ArcGIS online milik Esri, data tersebut kemudian diproses menjadi data real-time setiap lokasi pertandingan.

Aplikasi cerdas tersebut memiliki format mobile (Android) dan dynamic web. Rencananya, kerja sama antara BMKG dan Esri Indonesia itu akan dilanjutkan dalam penyelenggaraan IMF Summit di Bali dan Papua Showcase tahun ini.

Sementara itu, menurut CEO Esri Indonesia, Achmad Istamar, teknologi ArcGIS Online berbasis cloud ini memungkinkan otomatisasi pengolahan data dari pusat data BMKG menjadi real-time service berbasis spasial untuk setiap lokasi kegiatan.   
    
Kerja sama BMKG dan Esri ini merupakan pegembangan dari ipenerapan teknologi spasial yang sudah berjalan selama ini.

"Esri Indonesia berkomitmen mendukung BMKG dalam mewujudkan lompatan inovasi teknologi 4.0. yang sejalan dengan Revolusi Industri 4.0. Dengan kemampuan ini, maka bagi peserta kegiatan dapat memiliki informasi  yang khusus untuk lokasi kegiatannya secara mudah dan cepat," jelas Achmad Istamar.
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar