Potensi kepadatan Malioboro meningkat akhir tahun

id malioboro, kepadatan ,lalu lintas

Jalan Malioboro dipadati kendaraan (Foto ANTARA)

Yogyakarta (Antaranews Jogja) - Potensi kepadatan lalu lintas di ruas Jalan Malioboro pada libur akhir tahun diperkirakan semakin meningkat dibanding tahun lalu karena hanya ada satu jalur yang bisa digunakan.
   
“Saat ini, hanya ada satu jalur yang bisa digunakan setelah ruas jalur lambat di sisi barat berubah menjadi jalur pedestrian. Otomatis, semua jenis kendaraan akan masuk ke jalur cepat,” kata Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Golkari Made Yulianto di Yogyakarta, Kamis.
   
Akibatnya, lanjut Golkari, potensi kepadatan di Jalan Malioboro akan semakin meningkat terlebih pada saat libur panjang akhir tahun.
   
Selama libur panjang akhir tahun, volume kendaraan yang masuk ke Kota Yogyakarta diperkirakan akan mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya karena akses jalan yang semakin mudah dengan tersambungnya jalan tol dari Jakarta hingga Surabaya.
   
“Penambahan kapasitas jalan tentu akan menjadi pemicu bagi masyarakat untuk memanfaatkannya. Kemudahan akses tersebut juga bisa berdampak pada semakin banyaknya wisatawan menggunakan kendaraan pribadi yang masuk ke Yogyakarta saat libur panjang akhir tahun,” katanya.
   
Tren peningkatan kendaraan dari luar daerah yang masuk ke Kota Yogyakarta saat libur panjang akhir tahun diperkirakan terjadi mulai 22 Desember dan akan terus bertambah selama libur akhir tahun.
   
“Baru pada 2 Januari 2019, volume kendaraan di Kota Yogyakarta akan berkurang,” kata Golkari.
   
Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta kemudian menyiapkan sejumlah persiapan untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas selama libur panjang akhir tahun, di antaranya membuka posko pemantauan di kantor Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, di Titik Nol Kilometer dan petugas yang berkeliling.
   
“Kami pun akan melakukan pemasangan pembatas jalan di sejumlah ruas yang berpotensi mengalami kepadatan seperti di Jalan Senopati. Pemasangan pembatas jalan ini akan dimulai pekan depan,” katanya.
   
Selain itu, Dinas Perhubungan juga melakukan koordinasi dengan organisasi perangkat daerah lain agar tidak melakukan pekerjaan fisik selama libur akhir tahun dan memangkas dahan pohon yang menutup rambu dan lampu lalu lintas.
   
“Kami pun akan memasang rambu petunjuk arah alternatif agar pengguna jalan tidak terjebak kepadatan di dalam kota,” katanya.
   
Sementara itu, Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti mengatakan hal senada yaitu, kepadatan lalu lintas selama libur panjang akhir tahun diperkirakan meningkat dibanding tahun lalu.
   
“Kepadatan pasti terjadi di beberapa titik apalagi Yogyakarta adalah tujuan wisata. Sekarang, datang ke Yogyakarta menggunakan jalur darat semakin mudah. Sudah ada jalan tol dari Jakarta maupun Surabaya,” katanya.
   
Salah satu permasalahan yang harus diantisipasi dari peningkatan volume kendaraan, lanjut Haryadi adalah lokasi parkir.
   
“Kapasitas parkir di Yogyakarta terbatas. Tentunya, harus dilakukan persiapan untuk mengantisipasi berbagai potensi masalah yang mungkin timbul. Kenyamanan wisatawan harus diutamakan,” katanya.
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar