Polda DIY perketat pengamanan jelang kampanye terbuka Pemilu 2019

id POLDA,PEMILU

Polda DIY perketat pengamanan jelang kampanye terbuka Pemilu 2019

Wakil Kepala Kepolisian (Wakapolda) DIY Brigjen Pol Bimo Anggoro Seno memberikan keterangan pers seusai menghadiri pembukaan "Counter Messaging Course" di Yogyakarta, Senin (Foto Antara/ Luqman Hakim)

Yogyakarta (Antaranews Jogja) - Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta akan memperketat upaya pengamanan menjelang tahapan kampanye terbuka pada Maret 2019.

"Pasti nanti di samping pengamanan objek, ada (pengamanan) ring satu, ring dua, ring tiga ditambah ring empat ," kata Wakil Kepala Kepolisian (Wakapolda) DIY Brigjen Pol Bimo Anggoro Seno seusai menghadiri pembukaan "Counter Messaging Course" yang digelar Divisi Humas Polri di Yogyakarta, Senin.

MenurutBimo, hingga saat ini pihaknya telah mengindentifikasi sejumlah kawasan di DIY yang rawan gangguan ketertiban dan keamanan selama tahapan kampanye terbuka. "Kita sudah mengidentifikasi mana kantong-kantong yang mungkin terjadi gangguan," kata dia.

Untuk mengantisipasi gangguan itu, menurut dia, Polda DIY juga akan menempatkan anggota kepolisian di titik-titik yang teridentifikasi memiliki potensi kerawanan tersebut.

"Untuk pengamanan sebetulnya melibatkan kita semua ya, ya polisi, ya masyarakat," kata Bimo.

Acara kampanye yang disertai dengan pengerahan banyak massa, menurut dia, perlu diikuti dengan pengamanan yang maksimal. Pasalnya, jumlah massa yang hadir, menurut dia, terkadang bisa jauh melebihi jumlah awal yang dilaporkan penyelenggara kampanye.

Ia mencontohkan dalam acara salah satu partai politik di Stadion Mandala Krida, pada Minggu (27/1) sesuai izin yang disampaikan panitia, acara akan dihadiri 2.000 peserta. Namun, pada kenyataanya setelah acara berlangsung, jumlah peserta mencapai 10.000 orang.

"Yang datang kenyataanya banyak banget mencapai 10 ribu. Tidak diperkirakan jumlah sebanyak itu, sehingga ada pengamanan yang perlu kita tingkatkan," kata dia.***2***
     
Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar