KPU Sleman selesaikan perakitan kotak suara Pemilu 2019

id Kotak suara

Komisioner KPU Kabupaten Sleman Aswino menunjukkan kotak suara Pemilu 2019 yang bolong. (Foto Antara/Victorianus Sat Pranyoto)



Sleman  (Antaranews Jogja) - Proses perakitan kotak suara Pemilu 2019 di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta diperkirakan hari ini sudah selesai semua untuk kemudian dilakukan perawatan agar tidak rusak hingga saat di gunakan pada hari H.

     

"Sampai dengan kemarin pagi (Rabu 20/2) dari total 16.955 kotak suara, tinggal 5.000 kotak yang belum dirakit. Hari ini kami perkirakan seluruh kotak suara selesai dirakit," kata Komisioner KPU Sleman Divisi Teknis Penyelenggara Aswino Wardhana di Sleman, Kamis.

     

Menurut dia, dengan dikerjakan 10 orang, rata-rata dalam satu hari mampu menyelesaikan 2.000 lebih kotak suara.

     

"Ya mudah-mudahan hari ini bisa selesai semuanya, perakitan satu kotak suara hanya membutuhkan waktu dua tiga menit," katanya.

     

Ia mengatakan,  dalam proses perakitan yang telah berlangsung selama sepuluh hari tersebut ditemukan enam kotak suara yang rusak.

       

"Kerusakan itu bukan karena kesalahan perakitan, juga bukan karena cara penyimpanan. Itu memang dari awal sudah seperti itu, karena semua masih dalam keadaan tersegel saat dirakit," katanya.

   

 Aswino mengatakan, kerusakan tersebut meliputi, dua kotak suara dalam keadaan agak lembab. Satu kotak suara berlubang, dan tiga kotak suara tidak lengkap.

     

"Tiga kotak tidak dilengkapi tali pengait," katanya.

     

Ia mengatakan belum mengetahui secara rinci berapa kebutuhan kotak suara, karena untuk penambahan kotak suara masih menunggu proses perakitan kotak suara selesai seluruhnya.

     

"Nanti kami akan segera mintakan ke pusat untuk penggantian yang rusak ataupun kekurangannya," kata dia.

     

Ia mengatakan, untuk menjaga kondisi kotak suara agar dalam kondisi baik, pihaknya melakukan perawatan setiap hari. Termasuk juga mengecek sirkulasi udara ruangan agar tidak lembab.

     

"Kami juga memastikan ruangan tidak bocor air hujan," katanya.

     

Selain itu, kata dia, kotak suara juga turut dibungkus dengan plastik dan setiap hari disemprot dengan anti rayap agar kotak suara yang terbuat dari duplex itu awet hingga pemilihan umum (Pemilu) April 2019.

     

"Alas juga kami pastikan tidak langsung kena lantai dan kami beri palet kayu," katanya.

 
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar