Masyarakat Gunung Kidul bersihkan objek wisata Kalisuci

id Kalisuci,Banjir

Masyarakat Gunung Kidul bersihkan objek wisata Kalisuci

Pokdarwis bersama masyarakat membersihkan objek wisata Kalisuci di Kabupaten Gunung Kidul, yang penuh lumpur dan sampah akibat sungai bawah tanah meluap. (Foto ANTARA/Mamiek)

Gunung Kidul (ANTARA) - Kelompok pelaku wisata bersama masyarakat membersihkan objek wisata Kalisuci, Kecamatan Semanu, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang terendam air akibat sungai bawah tanah meluap saat hujan lebat pada Minggu (17/3).

Kepala Dusun Jetis Wetan, Kecamatan Semanu, Wahyu Febrianto di Gunung Kidul, Selasa, mengatakan ada sekitar 30 orang yang terlibat dalam kegiatan membersihkan lumpur di kawasan objek wisata tersebut.

"Tingginya curah hujan pada Minggu (17/3) menyebabkan sungai bawah tanah di objek wisata Kalisuci meluap hingga ke permukaan dan hampir luber ke jalan dekat dengan bagian regristrasi," kata Wahyu.

Ia mengatakan sisa lumpur yang terbawa luapan sangat mengganggu kenyamaman dan berbahaya bagi pegunjung yang akan melakukan cave tubing. Tangga turun menuju Kalisuci tertutup lumpur sehingga berbahaya untuk dilewati karena licin. Selama proses pembersihan, obyek wisata cave tubing ini ditutup sementara.

"Untuk memberikan kenyamanan dan kepastian keamanan bagi pengunjung, objek wisata Kalisuci ditutup selama satu minggu atau setelah selesai pembersiahan lumpur dan sampah," katanya.

Wahyu berharap Dinas Pariwisata dan BPBD membantu peralatan penyemprotan supaya pembersihan bisa dilakukan lebih cepat karena dikhawatirkan proses pembersihan yang memakan waktu lama akan berpengaruh pada penurunan potensi pendapatan dari sektor wisata.

"Kami mohon bantuan alat penyemprot untuk membersihkan lumpur yang tebal. Dengan cepatnya proses pembersihan diharapkan bisa segera pulih dan menerima tamu kembali. Sebentar lagi akan ada banyak tamu karena sudah dipesan dari jauh-jauh hari," harapnya. 

Sekretaris Dinas Pariwisata Gunung Kidul Hary Sukmono mengatakan sudah mendengar informasi bahwa Kalisuci ditutup sementara. Dinas Pariwisata tidak mempunyai peralatan yang dibutuhkan dan saat ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunung Kidul disibukkan dengan penanganan banjir. 

Selain Kalisuci, objek wisata lain yang juga ditutup adalah Gua Jomblang.

Dampak cuaca buruk juga dialami sejumlah pantai yaitu mengalami erosi seperti Baron, Drini dan Ngrenehan. "Untuk dampak cuaca kemarin memang terjadi di beberapa objek wisata. Namun secara umum objek wisata aman dikunjungi, namun tetap memperhatikan peringatan," katanya. ***1***
 
Pewarta :
Editor: Eka Arifa
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar